Menu
Precision, Actual & Factual

Proyek Jalan Kalibalangan – Cabang Empat Abung Selatan Segera Diaudit Ahli Teknik

  • Bagikan
Kadek Dwi Atmaja, Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri Lampung Utara. Istimewa

KIRKA.CO – Penanganan kasus dugaan korupsi pada proyek peningkatan ruas jalan Kalibalangan – Cabang Empat Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, dipastikan masih terus berjalan dan diagendakan pemanggilan saksi dari ahli teknik pada pekan depan.

Kepastian keseriusan penanganan kasus dugaan korupsi tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Kadek Dwi Ariatmaja, kepada KIRKA.CO pada Jumat kemarin (21/05).

Ia menjabarkan bahwa pihaknya kini masih akan memastikan kerugian negara yang timbul pada proyek jalan itu, yang terlebih dahulu akan melihat aspek teknis terkait volume dan kualitas hasil dari pekerjaan.

“Progres penyelidikan yg dilakukan Kejari Lampung Utara sampai dengan saat ini masih berjalan, dan diagendakan minggu depan tim penyidik Pidana Khusus akan meminta keterangan ahli teknik guna memastikan aspek teknis terkait volume dan kualitas hasil pekerjaan jalan, untuk selanjutnya menjadi dasar penghitungan nilai kerugian negara,” ungkap Kadek.

Seraya dengan keterangan itu ia pun menjelaskan terkait pihak-pihak yang bertanggung jawab pada pekerjaan jalan, yang hingga kini masih didalami peran masing-masing sebelum menetapkan tersangka di kejahatan terhadap keuangan negara tersebut.

“Untuk pihak-pihak terkait sangkaan penyimpanan dalam proyek yang dimaksud, masih terus didalami tim penyidik sebelum nantinya akan dimintai pertanggungjawaban pidana selaku tersangka,” terangnya.

Dari penelusuran terbuka KIRKA.CO, proyek jalan dimulai pekerjaannya di tahun 2019 lalu oleh CV Banjar Negeri, dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp 3,9 miliar, dan mulai diusut pada Januari kemarin, dengan memeriksa sejumlah Pejabat PUPR Kabupaten Lampung Utara.

Perhitungan resmi Kerugian Negara dalam proyek pengerjaan peningkatan ruas jalan tersebut belum dihitung secara resmi, namun ditaksir mencapai Rp700.000.000 (Tujuh ratus juta rupiah).

  • Bagikan