Menu
Precision, Actual & Factual

Polresta Ungkap Kejahatan Curanmor Di Bandar Lampung

  • Bagikan
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana (kedua kiri) menunjukkan barang bukti dalam pers rilis yang digelar di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (30/03). Foto Tom Saputra

KIRKA.CO – Dalam periode selama bulan April, Satreskrim Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap beberapa kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di wilayah hukum Kota Tapis Berseri. Satu dari delapan pelaku terpaksa di hadiahi timah panas petugas di kedua kakinya lantaran melawan petugas saat akan diamankan.

Dari keterangan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana dalam pers rilis di Mako Polresta pada Selasa (30/03). Sebanyak 21 laporan polisi atas kasus Curanmor di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung, terhitung dari awal hingga akhir Maret 2021.

Terkait para Pelaku, pihaknya meringkus sebanyak delapan Tersangka Curanmor yakni BA (18) pencurian di 5 TKP; ZL (66), AP (22), AJW (37) 3 TKP; JS 4 TKP; AF (19), GL (18) 2 TKP; dan GE (17) 7 TKP.

“Secara keseluruhan pengungkapan kasus merupakan tindakan pidana pencurian Ranmor (kendaraan bermotor), termasuk kita amankan juga sebelumnya tersangka terkait kasus pemalsuan BPKB dan STNK atas nama AJW dan ZL,” ujar Resky.

Dikatakan Resky, rata-rata modus operandi para tersangka dalam melancarkan aksinya yaitu, merusak kontak motor menggunakan kunci leter T. Namun, khusus atas nama tersangka AF dan GK, keduanya memutus dan menyambungkan kabel pada saklar motor, sehingga mesin dapat dinyalakan.

Secara keseluruhan, para tersangka rata-rata dipersangkakan dugaan Pasal 363 KUHP Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Ada juga dugaan Pasal 480 KUHP Pertolongan Jahat (Tadah), ini terkait Tersangka kasus BPKB dan STNK palsu, sehingga kita kembangkan terdapat beberapa DPO,” tandas Resky.

Tom Saputra

  • Bagikan