Dari Indonesia ada Dwi Ruby Kholifah selaku Country Director the Asian Muslim Action Network (AMAN), Betty Yolanda selaku Director of Regional Programmes Business & Human Rights Resource Centre (BHRRC), dan Najwa Shihab (Jurnalis).
Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan Lampung Democracy Studies, Yan Barusal, turut mendampingi Fatikhatul Khoiriyah.
Yan Barusal menuturkan sesi dialog pertama, RISE Talk 1 Demokrasi at Present, fokus membahas persoalan demokrasi saat ini dan untuk yang akan datang.
“Seperti problem di Myanmar yang pemerintahannya dikuasai oleh militer dan kerap melakukan penindasan terhadap hak asasi masyarakat di sana,” kata dia.
Selain itu, lanjut Yan, diskusi juga membicarakan terkait langkah advokasi melalui media.
“Karena media hari ini merupakan instrumen penting yang menemani aktivitas manusia,” ujar dia.
Kemudian, pada sesi kedua, RISE Talk 2 Bridging The Gaps, diskusi terkait kerja pergerakan sosial di masyarakat dalam upaya merebut kembali haknya.
“Seperti hak para petani atas tanah, hak berserikat dan berkumpul serta hak mengemukakan pendapat,” kata dia.
Terakhir, lanjut Yan, pada sesi ketiga, RISE Talk 3 (Fishbowl) Forging Ahead, khusus pada advokasi terhadap permasalahan perempuan dalam menghadapi kultur patriarki di masyarakat.






