Pertemuan ADN di Bali Menginspirasi Lampung Democracy Studies

Pertemuan ADN di Bali Menginspirasi Lampung Democracy Studies
Direktur Eksekutif Asia Democracy Network (ADN) Ichal Supriadi (tengah) bersama Founder Lampung Democracy Studies Fatikhatul Khoiriyah (kiri) dan Anggota Bidang Pendidikan dan Pelatihan Lampung Democracy Studies Yan Barusal (kanan) pada acara ADN: The Asia Democracy Assembly di Bali, Senin (7/11). Foto: Arsip LDS

RISE Asia fokus pada kekuatan narasi dalam mengekspresikan emosi melawan ketidakadilan, disinformasi, untuk mempromosikan demokratisasi yang berkelanjutan.

Fatikhatul Khoiriyah menyampaikan pertemuan ADN di Bali mengobarkan semangat Lampung Democracy Studies untuk membangun demokrasi lebih baik.

Tiga sesi dialog pada hari pertama pertemuan ADN di Bali menginspirasi Lampung Democracy Studies.

RISE Talk 1 Demokrasi at Present; RISE Talk 2 Bridging The Gaps; RISE Talk 3 (Fishbowl) Forging Ahead.

“Forum tadi merupakan api semangat untuk kita semua khususnya kami di Lampung Democracy Studies untuk melakukan kerja-kerja membangun demokrasi,” ujar dia.

Mantan Ketua Bawaslu Lampung dua periode ini mengatakan tidak mudah membangun kualitas demokrasi yang lebih baik.

“Tetapi dibandingkan dengan negara lain seperti Myanmar, Thailand, dan beberapa negara lain, tugas kita dalam membangun demokrasi di Indonesia jauh lebih mudah,” kata dia.

Asia Democracy Assembly 2022 menghadirkan pembicara dari berbagai, kelompok sipil, akademisi, dan jurnalis di Asia.