Menu
Precision, Actual & Factual

Persidangan Limbah Medis Berkaitan dengan TPA Bakung

  • Bagikan
Kirka.co
Petugas kepolisian mendatangi lokasi ditemukannya sejumlah barang-barang yang diduga limbah medis di TPA Bakung. Foto: Istimewa

KIRKA – Berkas perkara menyoal limbah medis yang akan disidangkan di PN Tanjungkarang ternyata mempunyai kaitan dengan penyidikan yang dijalankan penyidik Subdit IV Tipiter pada Ditreskrimsus Polda Lampung.

”Benar, itu hasil penyidikan kita (Ditreskrimsus Polda Lampung-red),” ucap Direktur pada Ditreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Ari Rahman Nafarin kepada KIRKA.CO pada 20 September 2021.

Baca Juga : Perkara Limbah Medis Segera Disidangkan

Diketahui, persidangan perkara itu terdaftar atas Nomor Perkara: 991/Pid.B/LH/2021/PN Tjk, seperti yang dimuat dalam situs SIPP PN Tanjungkarang.

Ari Rahman Nafarin mengaminkan bahwa berkas perkara tersebut berkaitan dengan penyidikan yang dilakukan Polda Lampung di TPA Bakung.

Dari informasi yang dihimpun KIRKA.CO, di awal penyelidikan disebutkan bahwa terdapat sejumlah barang-barang yang diduga merupakan limbah medis di TPA Bakung. Temuan tersebut diduga pula berkaitan dengan Rumah Sakit Urip Sumoharjo di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga : Polda Jadwal Periksaan Limbah Medis RSUS

Dalam situs SIPP PN Tanjungkarang disebutkan bahwa sosok terdakwa atas perkara tersebut bernama Amran.

Ari Rahman Nafarin menyatakan haknya untuk menolak berkomentar tentang siapa sosok tersangka yang telah menjadi terdakwa tersebut. Ia hanya menyebut bahwa proses persidangan tersebut pastinya terbuka untuk umum.

Diketahui, Arman didakwa atas ancaman pidana dalam Pasal 116 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Jo Pasal 104. Perkara Amran ini nantinya akan disidangkan pada Selasa, 21 September 2021 mendatang.

Baca Juga : Polda Tidak Merinci 11 Saksi Limbah Medis RSUS

Amran diketahui tidak menjalani proses masa penahanan sepanjang proses penyidikan dan penuntutan, seperti yang terlampir dalam situs SIPP PN Tanjungkarang.

Pada 17 Februari 2021 lalu, penyidik Subdit IV Tipiter pada Ditreskrimsus Polda Lampung tercatat pernah menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi dari unsur Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk dimintai keterangannya terkait perkara tersebut.

  • Bagikan