Menu
Precision, Actual & Factual

LBH Dorong Kasus KONI Di Supervisi KPK

  • Bagikan
Kirka.co
Direktur LBH Bandar Lampung, Chandra Muliawan. Foto Istimewa

KIRKA – LBH Bandar Lampung, mendorong KPK untuk melakukan supervisi pada kasus dugaan korupsi terhadap dana hibah KONI Lampung yang sedang di Lidik Kejati Lampung.

Direktur LBH Bandar Lampung, Chandra Muliawan, menyampaikan tanggapannya terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah dengan nilai anggaran Rp55 miliar tersebut, yang meminta Kejaksaan Tinggi Lampung untuk dapat mengusutnya hingga tuntas.

Baca Juga : Kejati Lidik Dana Hibah KONI Lampung

“LBH Bandar Lampung mendorong Kejati dapat menuntaskan penanganan kasus tersebut, jangan nanti hasil penyelidikannya gak jelas, jika ada indikasi kerugian negara, terangkan kepada publik,” ungkap Awan, Rabu 15 September 2021.

Dalam hal penanganan kasus korupsi tersebut, Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung pun mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi untuk dapat memantau, dan melakukan Supervisi jika nantinya dirasa perlu.

Baca Juga : Affan: KONI Lampung Belum Praktekkan Good Governance

“LBH Bandar Lampung dalam hal ini mendorong juga kepada Komisi Pemberantasan Korupsi untuk melihat kasus dugaan korupsi dana hibah ini, jika diperlukan KPK dapat melakukan supervisi kemudian,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui bahwa KONI Lampung menerima dana Hibah tersebut mencapai sebesar total Rp55 miliar di 2020 lalu, yang dikabarkan dalam penggunaannya KONI Lampung baru mengucurkannya sebanyak Rp30 miliar.

Baca Juga : KPKAD Apresiasi Kejati Telisik Hibah KONI Lampung

Dan akhirnya pada Juni 2021 lalu, penggunaan anggaran dana hibah menjadi polemik di DPRD Lampung, hingga dikabarkan adanya rencana pembentukan Pansus, sebab diduga KONI belum juga membuat laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan anggaran itu.

  • Bagikan