KONI dan PTMSI Lampung Rancang Skenario Emas PON 2032

KONI dan PTMSI Lampung Rancang Skenario Emas PON 2032
KONI dan PTMSI se-Provinsi Lampung kompak menyatukan visi. Sinergi ini dibangun demi mewujudkan target prestisius sebagai tuan rumah PON 2032 mendatang. Foto: Arsip KONI/Kirka/I

Kirka – Momentum silaturahmi di bulan Ramadan dimanfaatkan secara maksimal oleh insan olahraga tenis meja daerah.

Buka puasa bersama Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung dan KONI Provinsi Lampung di Hotel POP, Minggu, 15 Maret 2026, menjadi ajang konsolidasi meramu strategi jangka panjang.

Fokus utamanya sangat jelas, menyusun cetak biru prestasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032, di mana Bumi Ruwa Jurai diproyeksikan bertindak sebagai tuan rumah.

Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menaruh ekspektasi besar pada cabang olahraga ini.

Optimisme tersebut terbangun berkat keberhasilan PTMSI Lampung menempatkan satu atletnya di pemusatan latihan nasional (Pelatnas) untuk berlaga pada SEA Games 2025 di Thailand.

“Kami sangat bangga tenis meja Lampung kini berkontribusi langsung untuk tim nasional.

“Jika melihat konsistensi ini, saya yakin minimal capaian dua medali emas PON sebelumnya bisa dipertahankan, bahkan diupayakan bertambah pada PON XXII NTB-NTT nanti,” ungkap Taufik, dikutip pada Senin, 16 Maret 2026.

Menurutnya, sisa waktu enam tahun menuju 2032 adalah momentum krusial untuk mematangkan estafet atlet.

“Regenerasi itu pilihan jitu dan bijaksana. Pembinaan tidak boleh mandek di satu generasi agar tradisi medali kita berkesinambungan,” tegasnya.

Merespons tantangan tersebut, Ketua Umum Pengprov PTMSI Lampung, Juwita Hasan, menyatakan kesiapannya.

Pihaknya mengusung misi Sukses Ganda pada 2032 mendatang, yakni sukses secara penyelenggaraan dan sukses mendulang medali.

“Saat Lampung jadi tuan rumah nanti, kami bertekad menerjunkan pemain-pemain terbaik.

“Waktu enam tahun ini sebenarnya tergolong singkat untuk mencetak atlet unggulan, karena itu program regenerasi langsung kami pacu dari sekarang,” papar Juwita.

Sebagai langkah konkret mengasah mental dan jam terbang atlet muda, PTMSI Lampung dalam waktu dekat bersiap menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja yang dijadwalkan bergulir pada September 2026.

Demi menyukseskan rentetan agenda besar tersebut, Juwita berharap sinergi dengan institusi induk olahraga di daerah semakin solid.

“Dukungan penuh dari KONI sangat kami harapkan. Pembinaan jangka panjang ini butuh kerja keras bersama agar program terus berjalan dan kami tidak merasa berjuang sendirian,” tutupnya.