“Terkait penyebab kejadian, KAI masih melakukan investigasi dan pengecekan berbagai temuan yang ada,” ujar Jaka.
Dia mengatakan PT KAI akan mengecek secara menyeluruh terkait penerapan SOP serta keandalan sarana dan prasarana yang ada pada kejadian tersebut.
“KAI akan melakukan audit kilometer secara detail, melakukan evaluasi, serta menerapkan langkah-langkah preventif sehingga kejadian ini tidak terulang,” kata dia.
Jaka Jarkasih menegaskan kembali permohonan maafnya atas nama Divisi Regional IV PT KAI (Persero) Tanjungkarang.
“Saya atas nama manajemen dan seluruh jajaran KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh seluruh stakeholder,” ujar dia lagi.
“Kami akan berupaya maksimal agar perjalanan KA dapat kembali normal dan kejadian serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari,” lanjut Jaka.
Dia berharap masyarakat pengguna moda transportasi KAI tetap bersabar hingga KA Kualastabas relasi Tanjungkarang-Baturaja bisa beroperasi lagi.
“Belum ada informasi pasti sampai kapan, kami berusaha untuk secepatnya. Informasi lebih lanjut masih menunggu dari orang-orang di lapangan,” kata dia.






