Menu
Precision, Actual & Factual

Jumat Keramat, Polda Lampung Tetapkan Tersangka Kasus PT. Usaha Remaja Mandiri

  • Bagikan
Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Mestron Siboro. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) PT Usaha Remaja Mandiri (PT URM) milik Engsit dalam proyek pengerjaan jalan Preservasi Rekonstruksi di Jalan lr. Sutami – Sribawono – Simpang Sribawono, tahun Anggaran 2018-2019 dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp147 miliar akan segera ada tersangka.

Penetapan ini akan diumumkan secara resmi oleh Kepolisian Daerah Lampung pada Jum’at (23/04) besok. Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Mestron Siboro kepada KIRKA.CO pada Kamis (22/04).

“Setelah adanya supervisi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), besok kita umumkan tersangka dalam kasus tersebut,” katanya.

Mestron juga mengatakan, hasil supervisi yang dilakukan KPK hari ini setidaknya ada 4 poin yang dihasilkan terhadap 11 perkara korupsi yang ditangani Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Lampung yakni;

1. Korsup atas 11 kasus tipidkor yg ditangani, termasuk kasus PT Usaha Remaja Mandiri (PT URM)

2. Meneliti apa yg menjadi hambatan dalam penanganan tiap-tiap kasus.

3. Mengakselerasi percepatan penanganan kasus Tipidkor.

4. KPK memberi ruang bagi penyidik untuk atasi hambatan penyidikan.

Dikatakan Mestron, KPK pun mengapresiasi kinerja Jajarannya. “Mereka senang dan mengapresiasi mas,” ujarnya.

Dalam kasus ini, Ditreskrimsus Polda Lampung telah menyita Uang senilai Rp10 miliar milik PT Usaha Remaja Mandiri.

Meski begitu, perhitungan resmi masih menunggu hasil resmi dari BPK RI. Namun diperkirakan, kerugian negara yang dihasilkan dalam proyek PT URM milik Hengki Widodo alias Engsit ini mencapai Rp60 miliar.

Tom Saputra

  • Bagikan