IUKI Dorong Kawasan Industri Kecil Naik Kelas

IUKI Dorong Kawasan Industri Kecil Naik Kelas
Mahendra Utama sebut legalisasi dan kemitraan strategis adalah kunci UMKM industri kecil bisa naik kelas. IUKI siap membuka jalan. Foto: Arsip Wiki/Kirka/Iz

Kirka – Penerapan regulasi Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membawa angin segar bagi pergerakan ekonomi daerah.

Lewat landasan hukum baru, kawasan industri berskala kecil mendapat dorongan penuh untuk naik kelas dan masuk ke dalam rantai pasok nasional.

Pemerhati Pembangunan, Mahendra Utama, memaparkan langkah kementerian tidak sekadar menuntut kepatuhan administratif semata.

Kemenperin secara proaktif menyiapkan program pendampingan, sosialisasi, hingga fasilitasi langsung di lapangan bagi para pengelola lokal.

“Semangat utamanya sangat jelas, jangan sampai ada pengelola kawasan yang tertinggal.

“Pemerintah hadir bertindak sebagai fasilitator yang membantu pengelola skala kecil mengurus dokumen izin, meningkatkan kualitas SDM, serta memperbaiki sistem tata kelola,” kata Mahendra, Kamis, 10 September 2026.

Upaya penguatan kapasitas lokal sejalan dengan rumusan capacity building demi mencapai standar mutu nasional.

Kepemilikan legalitas operasional langsung disambut positif oleh kalangan pelaku usaha.

Keabsahan dokumen otomatis membuka jalan bagi pengusaha daerah untuk mengakses fasilitas pembiayaan perbankan dan menjalin kemitraan strategis berskala luas.

Mahendra menegaskan, legalitas berhasil mengeluarkan pengelola lokal dari bayang-bayang zona abu-abu bisnis.

Status resmi membuat sentra produksi daerah terintegrasi langsung bersama roda industrialisasi modern.

Pendekatan menyeluruh kementerian merupakan wujud nyata penerapan pilar ekonomi kerakyatan.

Merujuk pada prinsip inclusive growth, laju pertumbuhan ekonomi wajib dirasakan oleh seluruh lapisan elemen masyarakat tanpa terkecuali.

“Bukti nyata komitmen Kemenperin terlihat jelas melalui rumusan kebijakan yang berpihak pada pengelola level bawah.

“Sekarang, para pemain lokal memiliki ruang dan harapan baru untuk terus berkembang sekaligus bersaing secara sehat,” tuturnya.