Harta Kekayaan Desyadi yang Disebut-sebut KPK

  • Bagikan
Harta Kekayaan Desyadi yang Disebut-sebut KPK
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkab Lampung Utara, Desyadi. Foto Istimewa

KIRKA – KPK menyebut bahwa Akbar Tandaniria Mangkunegara, tersangka dalam dugaan penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampung Utara dibantu oleh sejumlah orang. Salah satunya adalah Desyadi.

Penyebutan nama Desyadi itu diungkapkan KPK dalam kontruksi perkara yang menjerat Akbar Tandaniria Mangkunegara.

”Tersangka ATMN (Akbar Tandaniria Mangkunegara_read) sebagai representasi dari Agung Ilmu Mangkunegara selaku Bupati Kabupaten Lampung Utara periode 2014 sampai dengan 2019. Dimana yang bersangkutan berperan aktif untuk ikut serta dan terlibat dalam menentukan pengusaha yang mendapatkan bagian alokasi proyek yang ada di Dinas PUPR Lampung Utara untuk kurun waktu tahun 2015 sampai dengan tahun 2019.

Baca Juga : KPK Akan Jerat Tersangka Lain Korupsi Lampung Utara

Dalam setiap proyek dimaksud, tersangka ATMN dengan dibantu oleh Syahbudin, Taufik Hidayat, Desyadi, dan Gunaidho Utama sebagaimana perintah dari Agung Ilmu Mangkunegara, dilakukan pemungutan sejumlah uang atas proyek-proyek di Lampung Utara,” demikian bunyi keterangan yang dipaparkan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto pada Jumat, 15 Oktober 2021 kemarin.

Melirik situs LHKPN yang dikelola KPK, Desyadi tercatat telah tiga kali melaporkan hartanya. Itu ia laporkan secara periodik dari tahun 2018 sampai dengan 2020.

Terakhir, ia melaporkan nominal nilai hartanya sebesar Rp 1.826.660.000. Itu dilaporkannya pada 25 Januari 2021. Dalam pelaporan tersebut, ia mencantumkan jabatannya sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkab Lampung Utara.

Baca Juga : Harta Kekayaan Gunaido Uthama yang Disebut-sebut KPK

  • Bagikan