Kirka – Gerbong kekuatan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Lampung bertambah jelang kontestasi politik mendatang.
Sejumlah mantan kepala daerah hingga eks anggota dewan lintas partai resmi merapat.
Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, memimpin langsung prosesi penjaketan para kader anyar pada agenda Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Pondok Rimbawan, Bandarlampung, kemarin.
Barisan tokoh politik yang kini berlabuh ke PSI antara lain mantan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, eks Ketua DPW PPP Lampung Suprianto, serta mantan Ketua DPD PPP Lampung Barat Anggi Romando.
Turut bergabung dua mantan anggota DPRD dari fraksi berbeda, yakni Gus Mansur eks legislator PKB dan Sahlan Sukur dari PDI Perjuangan.
Kehadiran deretan politikus sarat pengalaman tersebut dinilai menjadi amunisi berharga bagi pemenangan teritorial.
Ketua DPW PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, menyebut masuknya figur-figur sentral akan langsung memperkokoh basis massa partai di daerah.
“Dengan penjaketan mantan kepala daerah dan mantan anggota dewan, saya yakin basis kekuatan semakin mantap.
“Insyaallah menambah tenaga kita di Kota Bandar Lampung khususnya, dan Provinsi Lampung umumnya,” kata Achmad, Minggu, 28 Juni 2026.
Agenda konsolidasi di Pondok Rimbawan sekaligus meresmikan susunan pengurus tingkat DPD, DPC, hingga DPRT PSI se-Kota Bandarlampung.
Langkah pengukuhan struktur partai dikebut guna memanaskan mesin politik sampai ke tingkat akar rumput.
Di luar bergabungnya para mantan pejabat, sorotan utama rakorda tertuju pada kehadiran Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Turun gunungnya figur sentral perpolitikan nasional tersebut mempertegas sinyal dukungan kepada partai yang dikomandoi putra bungsunya.
Sehari sebelum acara di ibu kota provinsi, Jokowi sudah blak-blakan mengungkap misi utamanya berkeliling Bumi Ruwa Jurai.
Pernyataan lugas disampaikan saat menyambangi Rakorda PSI Kabupaten Mesuji, Jumat, 26 Juni kemarin.
“Untuk apa saya datang ke Provinsi Lampung? Untuk apa saya datang ke Kabupaten Mesuji? Pertama, kecintaan saya kepada masyarakat Lampung tidak luntur.
“Dan yang kedua, yang lebih penting, juga untuk PSI,” tegas Jokowi.






