KIRKA.CO – Sejak terjadinya pandemi Covid-19 yang mewabah ke semua penjuru bumi, kita dipaksa untuk bisa beradaptasi dengan kehidupan normal seperti biasa.
Tak terkecuali terjadi pada tatanan sistem pendidikan kita di Indonesia. Akibat pandemi yang berkepanjangan metode pembelajaran dari luring (offline) berubah menjadi daring (online)
Hal ini mengemuka dan akan dibawa dalam diskusi online oleh Pusat Kajian Kepemudaan (Puskamuda). Melalui pesan WhatsApp Direktur Eksekutif Puskamuda Chaerudin Affan menyampaikan pada KIRKA.CO, Selasa malam (27/04).
Webinar yang diselenggarakan Puskamuda berkolaborasi dengan Nice Indonesia dan Nama Foundation. Acara akan diselenggarakan Rabu (28/04) pukul 14.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB, dengan menghadirkan pembicara Rahmat Putra Yuda pendiri Virtual Education Academy yang juga Ketua Ikatan Guru LPDP, moderator rencananya adalah Agung Prihatna, Direktur Bidang Diklat Puskamuda.
“Perubahan tatanan sistem pembelajaran tersebut ada hal-hal yang perlu kritisi bersama. Sehingga kita bisa mengetahui apa hal positif dari pembelajaran di era digital saat ini, begitu juga dengan hal negatif dari pembelajaran di era digital,” ujar Affan.
“Sehingga kita bisa tahu cara untuk mengoptimalkan apa saja yang menjadi hal positif dan juga bisa mengantisipasi hal-hal negatif dari pembelajaran di era digital,” imbuhnya.
Untuk menjawab itu semua, mari kita temukan jawabannya dalam NICE Talks: Youth Series In Collaboration with Puskamuda “Catatan Kritis: Dunia Pendidikan dalam tatanan Dunia Digital” .
Catat waktu dan tanggalnya ya:
?️ Rabu, 28 April 2021
⏰ 14.00 – 14.30 WIB
? via ZOOM
Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/7418068899?pwd=NzJYVXFMcDBKZjVhMkR1UGZlbENSQT09
Meeting ID: 741 806 8899
Passcode: NICETalks






