Hukum  

Frans Nurseto Diperiksa Lagi Terkait Kasus KONI Lampung

Frans Nurseto Diperiksa Lagi Terkait Kasus KONI Lampung
Logo KONI Provinsi Lampung. Foto: Istimewa.

KIRKAFrans Nurseto diperiksa lagi terkait kasus KONI Lampung tahun anggaran 2020, ia dimintai keterangan secara lanjutan oleh tim penyidik selaku Wakil Ketua Umum.

Baca Juga: BPKP dan Kejati Sepakat Tuntaskan Kasus KONI Lampung

I Made Agus Putra Adnyana selaku Kasie Penkum Kejaksaan Tinggi Lampung, membeberkan bahwa pihaknya telah kembali melakukan pendalaman terkait kasus dugaan penyelewengan dana hibah KONI Lampung.

Dimana Tim Penyidik bidang Pidana Khusus Kejati Lampung, melaksanakan pemeriksaan lanjutan terhadap tiga orang saksi selaku Atlet, Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Umum pada Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Lampung.

Baca Juga: Kerugian Negara Kasus KONI Lampung Belum Rampung

“Tim Jaksa penyidik bidang Pidsus Kejaksaan Tinggi Lampung, melakukan pendalaman dengan kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait Tipikor Dana Hibah KONI, yang dimintai keterangannya pada Senin 26 September dan Selasa 27 September 2022,” ucap singkat Made dalam rilisnya.

Tiga orang yang menjalani pemeriksaan tersebut antara lain seorang adalah Atlet Ferkhusi berinisial BY, yang diperiksa oleh Tim Penyidik pada Senin 26 September 2022 kemarin.

Baca Juga: BPKP Pastikan Audit Kasus KONI Lampung On Progress

Dan hari ini, Selasa 27 September 2022, Kejaksaan Tinggi Lampung kembali memanggil dan melakukan pemeriksaan terhdap Frans Nurseto selaku Wakil Ketua Umum, dan Subeno yang diperiksa sebagai saksi dalam kapasitasnya selaku Sekretaris Umum KONI Lampung.

Untuk diketahui, dalam penanganan kasus ini sendiri, Kejati Lampung telah menyatakannya masuk ke dalam tahap Penyidikan, namun hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai Tersangka.

Baca Juga: Yusdianto Minta KPK Ambil Alih Penanganan Kasus KONI Lampung

Serta terkait perkiraan Kerugian Negara yang diakibatkan muncul pada dugaan korupsi ini, masih dalam perhitungan tim audit BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, yang ditargetkan akan diselesaikan pada Oktober 2022 mendatang.