Harga BBM Naik Dua Juta Nelayan Terancam Tidak Melaut

Harga BBM Naik Dua Juta Nelayan Terancam Tidak Melaut
Nelayan Kampung Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung. Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Harga BBM naik dua juta nelayan terancam tidak melaut terdampak kebijakan pemerintah tersebut.

Sebelumnya, kenaikan harga solar nonsubsidi sudah memukul nelayan dan dunia perikanan.

“Kalau solar subsidi untuk nelayan dinaikkan, terus nelayan akan makan apa?” Kata Ketua DPP PKS Bidang Tani dan Nelayan, Riyono, dalam keterangannya pada Rabu, 23 Agustus 2022.

Dia memastikan sedikitnya 3.000 kapal nelayan terancam tidak melaut karena biaya operasional akan membengkak akibat penyesuaian harga BBM yang mencapai 60 persen dari sebelumnya.

“Ada hampir 7.000 kapal di atas 30 GT izin pusat yang terancam bangkrut akibat kenaikan harga solar ini. Belum lagi jika solar subsidi dinaikkan, jumlah nelayan kecil yang terdampak akan sangat besar,” ujar dia.

Menurut Riyono, visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia akan sulit terwujud karena negara tidak hadir saat nelayan susah.

Jokowi Akan Umumkan Harga BBM Subsidi Naik Pekan Ini

Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Jokowi akan umumkan kenaikan harga BBM subsidi pekan ini, yakni Pertalite dan Solar.

Hal itu disampaikan dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin pada Jumat, 19 Agustus 2022, lalu.

“Minggu depan Presiden akan mengumumkan mengenai apa bagaimana mengenai kenaikan harga BBM subsidi ini,” kata dia.

Luhut Panjaitan menyampaikan Jokowi sudah mengindikasikan akan adanya harga BBM terbaru hasil penyesuaian harga hari ini.

“Tidak mungkin kita pertahankan terus demikian karena harga BBM kita termurah di kawasan Asia Tenggara ini. Kita jauh lebih murah dari yang lain dan itu beban terlalu besar kepada APBN kita,” ujar dia.

Nelayan binaan PKS tegas menolak kebijakan tersebut karena dengan harga BBM naik dua juta nelayan terancam tidak melaut.

Ketua DPP PKS Bidang Tani dan Nelayan, Riyono, meminta pemerintah mengalihkan dana pembangunan ibukota negara untuk subsidi solar bagi nelayan kecil.

“Rencana kenaikan harga BBM subsidi semakin memperberat kondisi sektor perikanan. Harapan baru nelayan dan sektor perikanan mampu bangkit sebagai pengungkit ekonomi nasional terganjal oleh berbagai regulasi dan kondisi yang memberatkan nelayan dan pelaku usaha perikanan,” jelas dia.