Sedotan Purun dari Belitung Ramah Lingkungan dan Mendunia

Sedotan Purun dari Belitung Ramah Lingkungan dan Mendunia
Menparekraf Sandiaga Uno memperkenalkan sedotan purun dari Belitung dalam acara UN General Assembly Hall, New York, Amerika Serikat, Rabu (4/5) waktu setempat. Foto: Arsip Menparekraf

KIRKASedotan purun dari Belitung ramah lingkungan dan mendunia. Produk ekonomi kreatif berbahan dasar tanaman purun ini membuat bangga masyarakat Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga : Sandiaga: GenPI Agen Perubahan dan Pandemic Winner

Melalui akun Twitternya @sandiuno pada Minggu, 29 Mei 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menuturkan produk UMKM tersebut disambut baik di Sidang Umum PBB, New York, pada Rabu, 4 Mei 2022 waktu setempat.

“Ini adalah hasil kolaborasi bersama, antara pemerintah daerah, pusat dan juga para pelaku UMKM,” ujar dia seperti dikutip dari media sosialnya.

Inovasi dan kolaborasi seperti sedotan purun yang menggantikan sedotan plastik, lanjut dia, dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi banyak orang, termasuk anak-anak muda dan juga emak-emak.

“Saya mendapat laporan, produk Purunea.id sudah banyak diminati oleh industri, termasuk oleh jaringan Hotel JW Marriot,” kata dia.

Hal ini semakin menambah semangat Kemenparekraf untuk terus mendorong produk-produk ekonomi kreatif berbasis keberlanjutan alam yang dapat membangkitkan ekonomi nasional.

Baca Juga : Menparekraf Ajak GenPI Ciptakan Pelaku Ekraf Baru

“Sudah saatnya kita beralih kepada produk-produk dalam negeri, sedotan purun, yang mendukung kelestarian alam. Berubah dari mengandalkan ekonomi ekstraktif, menjadi ekonomi kreatif,” ujar dia.