Video Viral Kunjungan Jokowi Dikritisi Politisi Demokrat

Kirka.co
Kolase Deni Ribowo, Budiman AS dan Muhammad Khadafi Azwar. Foto Tama

KIRKA – Beredarnya video viral berdurasi 12 detik warga Cirebon turun ke selokan untuk mengambil bingkisan dari presiden RI Joko Widodo mendapat kritik DPRD Lampung.

Fraksi Demokrat DPRD Lampung mengkritisi
beredarnya video viral berdurasi 12 detik berisi warga Cirebon turun ke selokan untuk mengambil bingkisan dari presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga : Jokowi: Bendungan Way Sekampung Agar Petani Sejahtera

Beredarnya video tersebut sebelum orang nomor satu di Republik Indonesia ini berkunjung ke Bumi Ruwa Jurai.

Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Lampung Deni Ribowo menyebut bahwa sikap tersebut sangat tidak elok ditunjukan oleh seorang pemimpin.

“Kalau mau ngasih bantuan jangan menyusahkan masyarakat dengan cara main lempar,” kata Deni, Jumat (03/09/2021).

DRB sapaan akrab Deni Ribowo ini menilai cara yang dilakukan oleh Jokowi itu salah. Ia menilai, sikap yang diperankan ini, kata dia, menyerupai cerita jaman kerajaan.

“Jangan dianggap bahwa ini jaman kerajaan, memberi rakyat makan rakyat dengan cara main lempar begitu,” jelas dia.

Ia menyarankan bahwa, sikap dermawan yang dimiliki oleh Jokowi ini, kata dia, bisa ditularkan kepada kepala daerah di Indonesia.

Alasannya, agar mereka memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga : Jokowi Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Di Lampung

“Jadi ada sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya, beliau mengajarkan para pejabat untuk saling peduli ke masyarakat kecil,” ujar dia.

“Untuk sisi negatifnya, sikap memberi bantuan dengan cara main lempar itu tidak elok diperankan oleh seorang pemimpin,”pungkas dia.

Sementara itu, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Lampung Budiman A.S menyindir sikap Presiden RI Joko Widodo tersebut.

Selain itu, kehadirannya juga sering menciptakan kerumunan masyarakat.

Menurut dia, sikap ini terkesan adanya pemberlakuan berbeda di mata hukum.

“Kalau ada larangan, kenapa tidak dilakukan kesamaan hak di mata hukum. Padahal, setiap orang baik dari bawah hingga atas itu sama di mata hukum,” ujar dia.

Sementara itu, Muhammad Khadafi Azwar Anggota Fraksi Demokrat DPRD Lampung lainnya menyebutkan bahwa sebaiknya kunjungan presiden ini dapat memperhatikan beberapa aspek.

Misalnya, bisa menekan agar tidak terciptanya kerumunan masyarakat.

“Kerumunan ini mungkin tidak bisa dihindari. Tapi bagaimana bisa lebih ditekan lagi,” ujar dia.

Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan bisa membawa angin segar untuk setiap daerah yang dikunjunginya.

Misalnya, dengan berkunjungnya ke provinsi Lampung, bisa memenuhi kuota vaksinasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Jadi bagaimana dampak kehadiran presiden bisa membawa angin segar. misalnya memenuhi kuota vaksinasi di Lampung dan meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujar dia.

“Dengan begitu bakal berdampak adanya perubahan ke arah lebih baik bagi daerah tersebut,” pungkas dia.