MKA: Jangan Refocusing Pertanian Untuk Tangani Covid19

Kirka.co
Anggota Komisi II DPRD Lampung Muhammad Kadafi Azwar. Foto Dok Pribadi

KIRKA – DPRD Provinsi Lampung meminta Pemprov mempertimbangkan agar tidak merecofusing anggaran pertanian untuk penanganan Covid-19.

Karena dikhawatirkan tagline Petani Berjaya tidak akan tercapai hingga akhir kepemimpinan Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

“Secara pribadi dan saya rasa kawan fraksi juga sepakat soal recofusing di pertanian ini harus dipertimbangkan kembali,” kata Anggota
Komisi II DPRD Lampung Muhammad Kadafi Azwar, Senin (06/09/2021).

Masa pandemi Covid-19 ini, kata dia, membuat Pemprov fokus dengan masalah kesehatan. Padahal, kata dia, kualitas pangan menentukan imun tubuh.

“Kita harus pikirkan pangannya. 4 sehat 5 sempurna itu seperti apa. Tercukupi gak untuk masyarakat agar mendapat standar pangan yang disesuaikan seperti itu,” ujar dia.

Baca Juga : MKA: Kami Cek Pengolahan Limbah Pabrik SCG

Oleh karena itu, ia berpendapat bagaimana masalah pertanian ini bukan di recofusing, tapi terus ditingkatkan.

Jangan sampai dengan mengalihkan sudut pandang ke kesehatan, membuat persoalan pangan terlupakan.

“Ini kembali lagi ke tagline Gubernur soal
Petani Berjaya. Saya support itu, jangan sampai lupa apa yang menjadi niat awal,” ungkap dia.

“Kalau tidak diingatkan, maka hasil akhirnya bisa meragukan. Saat ini terbukti menurunnya NTP. Itu dampak dari apa yang kita perbuat kemarin,” tegas dia.