KIRKA – Sandiaga Uno serap aspirasi Keluarga Besar PPP Lampung. Mulai dari minimnya perolehan kursi legislatif, harga bahan pokok, hingga tingginya angka kemiskinan di Provinsi Lampung.
Politisi senior PPP, P Azazie STGD, mengapresiasi Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerjanya menghadiri Festival Krakatau 2022, masih menyempatkan diri bertemu dengan Keluarga Besar PPP Lampung.
“Lampung ini kaya sekali akan sumber daya alam, apalagi subur luar biasa, tapi miskinnya, jenjangnya terlalu panjang,” ujar Azazie dalam pertemuan di Begadang Resto, Kupang Kota, Telukbetung Utara, Bandar Lampung, pada Sabtu, 27 Agustus 2022.
“PPP Lampung berharap sekali tokoh muda yang tidak kita inikan lagi, karena Pak Sandi sudah pernah menjadi wagub dan sekarang menteri. Saya berdoa, insyaallah Pak arahnya ke sana. Kita sama-sama berdoa,” kata dia.
Pertemuan Sandiaga Uno bersama Keluarga Besar PPP Lampung dihadiri simpatisan dan tokoh-tokoh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ketua DPC PPP Kabupaten/Kota, Ketua DPW PPP Lampung Supriyanto, Ketua MPW PPP Lampung Hi Wahyono, Tokoh PPP Lampung Zeldayati yang juga Anggota DPRD Lampung 2014, Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah Lampung Wani.
Serta Ketua Wanita Persatuan Pembangunan Lampung, PPP Gorontalo Muhallim Djafar Litty, PPP Aceh Amri M Ali.
Keluarga Besar PPP Lampung menyampaikan keinginannya kepada Sandiaga Uno untuk menambah perolehan suara pada pemilihan legislatif di Pemilu 2024.
“Posisi PPP Lampung saat ini masih sangat memprihatinkan Pak. Untuk DPRD Provinsi Lampung ada 85 anggota, dan PPP hanya terwakili oleh saya sendiri,” kata Ketua DPW PPP Lampung Supriyanto.
Selama tiga periode atau 15 tahun, lanjut dia, PPP tidak mempunyai fraksi di DPRD Lampung.
“Untuk DPRD di 15 kabupaten/kota, dari 75 dapil, kita cuma terwakili oleh 12 orang, masih kurang banyak,” ujar dia.
Supriyanto menargetkan pada Pemilu 2024 nanti, DPW PPP Lampung bisa meraih 50 kursi DPRD di 15 kabupaten/kota, dan lima kursi DPRD Provinsi Lampung.
“Minimal lima anggota supaya kita bisa tetap satu fraksi. Kemudian untuk DPR RI-nya kami minta bantuan juga dari DPP PPP membantu kita,” kata dia.
Pada kesempatan tersebut, Supriyanto mengingatkan Keluarga Besar PPP Lampung agar tetap menunggu dan mengikuti arahan dari DPP PPP.
“Jangan sampai kita melangkah lebih dulu mendahului DPP. Nanti kesannya kita offside,” tutup dia.
Sandiaga Uno serap aspirasi Keluarga Besar PPP Lampung karena sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo, pemerintah menargetkan membuka 1,1 juta lapangan kerja baru pasca pandemi tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru di 2024.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44 persen di Kuartal II patut disyukuri karena menjadi capaian tertinggi nasional.
“Ini perlu kita apresiasi hasil kerja Bapak Presiden dan seluruh jajarannya. Namun, dari 8 tahun pembangunannya masih banyak pekerjaan rumah seperti yang tadi disampaikan oleh Bapak Azazie,” kata dia.
Bahwa Lampung kaya akan sumber daya alam, lanjut Sandiaga Uno, namun anak-anak muda justru kesulitan mencari pekerjaan merupakan pekerjaan rumah bersama.
“Kedua, harga-harga bahan pokok. Sekarang inflasi di depan mata, harga-harga sudah mulai naik. Telur naik, bawang naik. Padahal kita ini negara yang kaya raya, sangat subur dan mampu menyuplai bahan pangan dan energi kita,” jelas dia.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menuturkan dengan pengalamannya selama 25 tahun menjadi pengusaha yang jatuh bangun akan berusaha mewujudkan target lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian.
“Dan sebentar lagi akan ada prosesi kontestasi demokrasi. PPP ini punya sejarah yang luar biasa sebagai partai yang paling tua, boleh dibilang rumahnya umat Islam. Dan sekarang taglinenya super keren yaitu Jalan Pulang Menuju Ka’bah,” ujar dia.
Baca Juga: Koalisi Indonesia Bersatu Tidak Punya Figur Kompetitif di Pilpres 2024
Menurut dia, dengan tagline yang menggugah hati tersebut, PPP Lampung akan mampu membangun ekonomi umat dan meraih target perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2024.
“Kita harus ikut berjuang bersama Pak Supriyanto. Tadi targetnya lima kursi DPRD Provinsi sehingga bisa membentuk fraksi. Dan untuk DPRD Kabupaten/Kota sebanyak 50 kursi, target untuk DPR RI satu kursi.”
“Ini harus kita lihat masa sih partai yang punya sejarah luar biasa, dan sumber daya luar biasa, tidak bisa mencapai itu. Mudah-mudahan kita bisa bergandengan tangan. Insyaallah, Allah akan bukakan jalan bagi kita,” pungkas Sandiaga Uno.






