Menu
Precision, Actual & Factual

Resky Maulana Bilang Berkas Tersangka Darusalam Dinyatakan Lengkap, akan Diantar ke Jaksa

  • Bagikan
Kompol Resky Maulana, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Berkas Tersangka Darussalam atas Kasus Penipuan dan Penggelapan Surat Sporadik Tanah dan Penipuan dalam bisnis jual beli lahan Gunung Kunyit senilai Rp500 juta dinyatakan lengkap.

Diketahui sebelumnya Korban Pelapor  bernama Nuryadin, yang merasakan kerugian atas perbuatan Tersangka Darusallam dan M Syaleh sudah menjalani sidang dan divonis di PN Tanjungkarang dengan Kasus yang sama.

Pernyataan lengkap berkas oleh Kasatreskrim Polresta Bandar, Kompol Resky Maulana disampaikan pada Wartawan Kirka.co dan Resky berjanji akan segera dilimpahkan kembali ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Ditemui di Mapolresta Bandar Lampung pada Rabu (10/03), lulusan Akpol 2006 ini mengatakan berkasnya (Darusalam,red) telah lengkap dan telah ditandatangani.

Akan segera dikirimkan kembali ke Jaksa (Kejari Bandar Lampung) dalam waktu dekat,” katanya.

Dalam kasus yang telah menetapkan dua orang menjadi tersangka ini, berkali-kali khusus berkas Tersangka Darusalam dinyatakan tidak lengkap (P19) oleh Kejaksaan Negeri Bandar Lampung.

Dalam catatan Kirka.co setidaknya sudah dua kali berkas Darusalam dikembalikan ke Penyidik Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Sementara, untuk satu Tersangka lainnya bernama M Syaleh sudah menjalani persidangan dan mendapatkan putusan hukum pada 16 Februari 2021 dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

M Syaleh sendiri divonis hukuman selama 1,6 Tahun penjara, meski vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa yakni 3 tahun, namun dirinya menyatakan banding atas putusan tersebut.

Kasus ini sendiri bermula ketika M Syaleh hendak menjual lahan miliknya seluas 16 hektare kepada seorang pengusaha ternama Sutomo, namun harus terkendala lantaran surat tanah guna keabsahan lahan belum ada.

M Syaleh pun meminta bantuan kepada korban Nuryadin atas rekomendasi Darusalam untuk meminjamkan uang Rp500 juta guna pembuatan Sporadik dengan mengiming-imingi uang Rp2,4 miliar sebagai dana bagi hasil jika lahan tersebut laku terjual.

Akhirnya, Syaleh dan Korban Nuryadin akhirnya sepakat untuk bekerjasama dalam sebuah surat perjanjian yang ditandatangani oleh Tersangka Darussalam sebagai saksi sekaligus penghubung antara keduanya.

Setiawan

  • Bagikan