Menu
Precision, Actual & Factual

Polresta Bandar Lampung “Gulung” Sindikat Surat Kendaraan Palsu

  • Bagikan
Surat Kendaraan Palsu yang berhasil diamankan Polresta Bandar Lampung. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung berhasil membongkar sindikat pembuatan Surat Kendaraan asli tapi palsu (aspal).

Dari pengungkapan kasus ini, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka yakni Abkorisan dan Andi Jatra yang tercatat sebagai warga Kebon Jeruk, Tanjungkarang Timur serta Zul Karnaen warga Dusun 1 Kelurahan Adirejo Kecamatan Jabung Lampung Timur yang diketahui sebagai otak sindikat sekaligus pemilik tempat yang menampung barang hasil curian dan pembuatan nomor rangka, nomor mesin palsu berikut BPKB Dan STNK aspal.

Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Yan Budi Jaya saat memberikan penjelasan pada Awak Media. Foto Istimewa

Berdasarkan keterangan Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Yan Budi Jaya dalam pers rilis yang di gelar di Mapolda Lampung pada Selasa (09/03), pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka Abrokisan yang akan melakukan transaksi jual beli motor melalui sistem Cash On Delivery (COD).

“Dalam penangkapan Abro, anggota Tim Tekab 308 turut mendapatkan barang bukti sepeda motor yang diketahui hasil curian”, katanya.

Setelah dikembangkan, anggota berhasil meringkus tersangka Andi Jatra yang dikatakan sebagai pemberi perintah terhadap tersangka Abro.

“Dari penangkapan keduanya barulah tersebut nama tersangka Zul Karnaen yang merupakan otak dari sindikat ini,” terang Yan Budi.

Yan Budi juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Polres Lampung Timur terkait kasus ini.

Sementara, menurut keterangan tersangka Zul, STNK serta BPKB asli ini didapatkan dari seorang rekan bernama Taufik yang telah diamankan oleh Polda Jawa Barat atas kasus serupa.

“BPKB itu saya beli dengan harga Rp1,5 juta kemudian dijual dengan harga Rp2,5 juta, untuk STNK harga beli nya RP250 ribu terus dijual lagi Rp500 ribu,” ungkap Zul.

Dalam rilis kali ini juga, tersangka Zul mempraktekkan sejumlah keterampilan nya dalam membuat kunci palsu lengkap dengan cara mengganti kunci magnet nya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari ketiga tersangka yakni Satu Unit sepeda motor jenis Yamaha N-Max bernomor polisi B 4710 TIO, 15 buku BPKB Asli, 13 lembar STNK asli, alat untuk mengganti nomor rangka mesin serta sejumlah sparepart motor.

Setiawan Saputra

  • Bagikan