KIRKA – Penyewa jasa joki Tes CPNS SKD Kejaksaan Agung Tahun 2023 yang ditangkap di Provinsi Lampung ternyata ada dua orang.
R sebagai penjoki Tes CPNS SKD Kejaksaan Agung Tahun 2023 itu mengaku melakoni aksinya untuk dua orang yang menyewa jasanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan jajaran Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung, R mengaku bahwa penyewa jasa joki CPNS Kejaksaan itu berasal dari Kabupaten Lampung Tengah dan Provinsi Sumatera Selatan.
Hal ini dikemukakan oleh Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadillah Astutik dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 20 November 2023.
Menurut dia, keterangan itu diperoleh dari hasil pemeriksaan yang Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung lakukan sejak 13 November 2023 kemarin.
Diketahui, pada 13 November 2023 kemarin R diamankan oleh Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi [PAM SDO] dari Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Lampung. Selanjutnya R diserahkan ke pihak kepolisian.
Baca juga: Bayaran Joki CPNS Kejaksaan di Lampung Rp25 Juta
”R diduga menjadi joki tes CPNS untuk dua orang peserta, tetapi berbeda hari. Semuanya untuk ujian atau tes CAT CPNS Kejaksaan Tahun 2023.
Dua peserta ujian yang menggunakan jasa R yaitu N warga Kabupaten Lampung Tengah dan D warga Palembang,” ujar Kombes Pol Umi Fadillah Astutik.
R, jelasnya, diduga telah melakoni aksinya sebagai joki CPNS Kejaksaan Tahun 2023 di Lampung pada Jumat, 10 November 2023 lalu.
Ketika itu, R tidak lolos verifikasi identitas.
Selanjutnya R melakoni aksinya lagi pada Senin, 13 November 2023.
“Hari itu [10 November 2023] sebenarnya R juga tidak lolos saat verifikasi identitas dengan data di server. Tapi dia berhasil kabur.
Baca juga: Pengguna Jasa Joki CPNS Kejaksaan di Lampung Diperiksa
Pada pelaksanaan tes di hari Senin, R kembali tidak lolos saat dicek identitasnya dengan data di server. Saat itu juga dia langsung diamankan,” beber dia lagi.
Polri, tegasnya, saat ini tengah melakukan pencarian terhadap tim joki CPNS Kejaksaan Tahun 2023 yang melakukan aksi bersama dengan R.
“Kita masih kejar terduga pelaku lain yang merupakan jaringan ini,” ucapnya.
Sebelumnya, jajaran Subdit V Cyber Crime pada Ditreskrimsus Polda Lampung sudah berhasil mengetahui berapa bayaran jasa joki Tes CPNS SKD Kejaksaan Agung Tahun 2023 di wilayah Provinsi Lampung yang dilakoni R.
Dalam menjalankan aksinya, bayaran joki CPNS Kejaksaan yang bakal diraup oleh R (20) mahasiswi ITB warga Kelurahan Kaliawi, Kota Bandarlampung itu ialah senilai Rp25 juta.
R mengaku kepada pihak Kepolisian bayaran tersebut akan diperoleh apabila pengguna jasa joki CPNS Kejaksaan di Lampung dinyatakan lulus tes CPNS SKD Kejaksaan Agung Tahun 2023.
Baca juga: Joki CPNS Kejaksaan di Lampung Diduga Anak PNS
”Dari hasil keterangan R, dia mengaku dijanjikan mendapatkan bayaran sebesar Rp 25 juta.
Dia baru mendapatkan uang tersebut jika peserta yang dijokikannya ini dinyatakan lulus. Jika tidak lulus, dia tidak mendapatkan bayaran seperti yang dijanjikan sebesar Rp 25 juta,” tutur dia lagi.
Terhadap setiap tindakan kepolisian yang tengah berjalan, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Lampung Ricky Ramadhan mengatakan pihaknya mempercayakannya kepada Polda Lampung.
”Untuk perkembangan penanganan perkaranya, kami masih menunggu informasi dari rekan-rekan kepolisian,” terang Ricky Ramadhan pada 16 November 2023 kemarin.






