Lingga Setiawan memotong kembali tanya jawab antara Mahfud dan Agung.
Lingga: Pak Jaksa! Dari BA [Berita Acara] di tingkat penyidikan, ini bukan cuman Anton pak. Saya minta, biar cepat, sekaligus aja.
Agung: Iya siap!
Lingga: Kalau kita detailkan Anton aja, ini kan terlalu ini.
Agung: Bapak itu bersama Hanan. Terus si Anton Wibowo meminta untuk membantu menyerahkan uang. Begitu? Bisa bapak teruskan pak?
Mahfud: Jadi waktu saya masih di Surabaya, yang namanya Anton nelpon saya. ‘Bapak, ada dimana?’ ‘Saya masih di Surabaya’. ‘Kapan bapak mau?’ ‘Kalau besok sore, bisa pagi…’
Lingga: Pak! Biar simpel, nggak usah bercerita-cerita ya. Poin-poinnya aja!
Agung: Siap! Tadi sudah bapak ceritakan. Jadi, ketika itu, si Anton Wibowo. Saya ganti pertanyaannya. Apakah Anton Wibowo pernah menyerahkan uang kepada bapak dan Hanan untuk diteruskan kepada terdakwa Karomani?
Mahfud: Betul.
Agung: Pernah ya. Itu kalau bapak bilang tadi, 3 minggu setelah kelulusan, betul?
Mahfud: Betul.






