Konflik Agraria Lampung Jadi Isu Utama di 2022

Konflik Agraria Lampung Jadi Isu Utama di 2022
Suasana diskusi Catatan Akhir Tahun LBH Bandar Lampung 2022. Foto: Eka Putra

KIRKA – Konflik agraria Lampung jadi isu utama di 2022, yang disebut terjadi di seluas total 7.863 hektare pada seluruh wilayah di Provinsi Lampung.

Baca Juga: LBH Bandar Lampung Respons 50 Aduan di 2022

Senin 9 Januari 2023, Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung menggelar kegiatan diskusi terkait catatan akhir tahun pada 2022 lalu, berkenaan dengan kasus-kasus yang terjadi di Provinsi Lampung.

Dimana dijelaskan, bahwa dari sekian banyak kasus yang masuk dan ditangani langsung oleh LBH Bandar Lampung. Adalah kasus konflik agraria yang menjadi dominasi isu di sepanjang tahun kemarin.

Dimana salah satunya adalah soal dugaan mafia tanah di Desa Malangsari, Kabupaten Lampung Selatan, yang pada akhirnya ramai dan berkembang menjadi pusat perhatian publik dan pemerintah.

“Dari beberapa data-data yang ada, terdapat tiga kasus yang menjadi fokus isu di LBH Bandar Lampung, yang pertama pastinya soal perebutan ruang yakni konflik agraria di Provinsi Lampung, salah satu yang cukup ramai soal mafia tanah yang saat ini juga sedang diproses di Pengadilan,” jelas Sumaindra Jarwadi, selaku Direktur LBH Bandar Lampung.

Baca Juga: OPSI Nasional & LBH Gelar Diklat Paralegal

Indra menjelaskan lebih lanjut, bahwa berkenaan dengan peristiwa konflik agraria di Provinsi Lampung, bukanlah sebuah masalah baru atau pun kisah yang teranyar.

Namun sejak era 80an, permasalahan tentang konflik agraria terus-menerus terjadi hingga hari ini, bahkan masih ada yang belum terselesaikan secara tuntas.

Yang tentunya semakin lama penanganannya, masalah agraria akan berkembang dan semakin melebar serta menciptakan masalah-masalah pelanggaran hak-hak lainnya.