KIRKA – Kesiapan Terminal Rajabasa sambut penumpang arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 dimulai dari uji kelayakan kendaraan dan perbaikan infrastruktur terminal.
“Kami melakukan rampcheck terhadap kendaraan AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang masuk ke Terminal Rajabasa,” kata Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Marsusi, Jumat (7/4/2023).
Petugas dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung memeriksa kelayakan armada transportasi umum di Terminal Rajabasa, Bandar Lampung.
“Bus yang dinyatakan layak untuk Angkutan Lebaran 2023, misalnya fisik kendaraan sehat dan administrasi lengkap, bus itu kami kasih stiker,” ujar Marsusi.
Rampcheck merupakan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sesuai dengan pedoman pelaksanaan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Mulai pemeriksaan unsur administrasi dan unsur teknis.
“Kalau misalnya administrasi atau KIR kendaraan mati (habis masa berlaku) tapi kendaraannya layak atau sebaliknya, tidak kami berikan stiker, hanya peringatan untuk segera diurus,” kata dia.
Kesiapan Terminal Rajabasa sambut penumpang arus mudik juga dilakukan terhadap perbaikan infrastruktur terminal.
“Untuk fasilitas di Terminal Rajabasa kami melakukan penggantian lampu penerangan, semua kami ganti. Jalan-jalan yang bolong, kami lakukan penambalan,” ujar dia.
Baca Juga: Publik Pertanyakan Fasilitas Terminal Rajabasa
Terminal Rajabasa siap menyambut penumpang arus mudik dan arus balik Lebaran 2023.
Marsusi mengatakan pemeriksaan kelayakan armada angkutan Lebaran berlangsung sejak 27 Februari hingga 14 April 2023.
“Jadi, tanggal 15 April 2023 sudah tidak boleh lagi ramp check kendaraan karena sudah memasuki masa Angkutan Lebaran,” ujar dia.
Rampcheck dilakukan terhadap bus AKAP, sementara untuk bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) menjadi kewenangan pemerintah daerah.
“Untuk rampcheck kendaraan AKDP ada di Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan sudah dilakukan dua hari kemarin,” tutup dia.
Hingga Kamis (6/4/2023) total ada 95 kendaraan bus AKAP yang telah mengikuti rampcheck.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 bus dinyatakan lolos uji kelayakan, sementara 17 bus AKAP lainnya belum layak menjadi bus Angkutan Lebaran 2023.






