Hukum  

Jaksa Main Proyek, ST Burhanudin: Saya Tindak!

Jaksa Agung ST Burhanudin saat Menghadiri Rapat Kerja Bersama Komisi III DPR RI (14/06). Foto Istimewa

KIRKA – Jaksa Agung ST Burhanudin menegaskan kepada seluruh Jaksa, untuk tidak lagi bermain-main dengan proyek, ia juga menerangkan bahwa dirinya tidak segan untuk mengambil tindakan tegas kepada setiap jaksa-jaksa nakal, dengan segera mencopot jabatannya jika terbukti melakukan tindak pidana.

Hal tersebut ia sampaikan di hadapan jajaran Komisi III DPR RI, menanggapi pernyataan dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman, saat dilaksanakannya Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI pada Senin 14 Juni 2021 kemarin.

“Di daerah banyak keluhan Penegak Hukum mendapat alokasi sekian persen dari nilai proyek, supaya apa? Supaya aman, terutama di daerah yang mendapatkan alokasi dana APBN yang cukup banyak,” ujar Benny K Harman dalam Raker.

Usai mendapat kesempatan berbicara, Jaksa Agung Sianitar Burhanudin pun langsung menjawab pernyataan yang disampaikan Benny K Harman tersebut, sembari memberikan contoh tindakan apa saja yang telah dilakukannya sebagai pemberian sanksi terhadap bawahannya yang nakal.

“Di Sumatera Barat dan Papua Barat telah kami copot, karena jaksanya bekerja sama bermain proyek, Kajati juga sudah saya tindak dua, kemudian satu lagi dalam waktu dekat akan saya tindak lagi, Kajari lebih dari tujuh, satu saya copot langsung, ini adalah bukti kalau kami serius, Jaksa tidak ada lagi main-main ikut proyek, itu ada di setiap daerah,” tegas Jaksa Agung ST Burhanudin.

Dalam kesempatan ini, Ia pun turut meminta kepada para Anggota DPR RI dan semua pihak agar dapat memberi masukan dan informasi kepada Korps Adhyaksa, jika masih melihat dan mengetahui ada oknum Jaksa yang masih coba melakukan tindakan tak terpuji tersebut.

“Saya selalu bilang ke teman-teman Jaksa, saya tidak akan pernah berpikir tidak akan menindaknya, kami juga mohon agar diberi masukan kalau ada Jaksa yang masih melakukan itu, karena kami tidak bisa secara langsung mengawasi di seluruh daerah,” ujarnya.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI ini, Kejaksaan Agung juga mendapatkan banyak apresiasi atas kinerjanya selama ini, serta terobosan-terobosan yang telah dilakukan demi menegakkan keadilan di Indonesia.