Inilah Daftar Holding BUMN yang Telah Resmi Terbentuk

Daftar Holding BUMN
Gambar Slogan BUMN. (Sumber Foto: https://www.bumn.go.id).

Dalam mengendalikan bisnisnya yang sangat besar, PT Pertamina (Persero) telah membentuk 6 Subholding agar bisnisnya semakin efektif, efisien dan optimal. Sehingga dapat mempercepat pengembangan bisnis dan kapabilitas bisnis existing.

6 Subholding yang telah resmi dibentuk PT Pertamina meliputi:

a. Subholding Gas, dipimpin oleh PT. PGN Tbk.
b. Subholding Commercial & Trading, dipimpin oleh PT. Pertamina Patra Niaga.
c. Subholding Upstream, dikelola oleh PT. Pertamina Hulu Energi (PHE).
d. Subholding Refining & Petrochemical, operasionalnya dikelola oleh PT. Kilang Pertamina Internasional.
e. Subholding Power & NRE, dikelola oleh PT. Pertamina NRE (dulu bernama PT Pertamina Power Indonesia).
f. Subholding Integrated Marine Logistics, dikelola oleh PT. Pertamina International Shipping.

15. Holding BUMN Sektor Pembangkit Listrik

PT PLN (Persero) merupakan induk dari BUMN sektor Pembangkit Listrik. Dalam mengendalikan bisnisnya yang memiliki cakupan luas dan vital bagi bangsa Indonesia, PT PLN telah membentuk 4 Subholding.

4 Subholding yang telah resmi dibentuk PT PLN meliputi: PT PLN Indonesia Power,
PT PLN Nusantara Power, PT PLN Energi Primer Indonesia dan PT PLN Icon Plus

16. Holding BUMN Pelabuhan

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau disingkat Pelindo merupakan induk dari Holding BUMN Sektor Pelabuhan. Pembentukan Holding BUMN Pelabuhan adalah hasil merger dari 4 BUMN di sektor pelabuhan (Pelindo 1-4).

Keputusan hasil merger ini resmi melahirkan 4 Subholding dibawah kendali PT Pelindo, yaitu: PT Pelindo Terminal Peti Kemas, PT Pelindo Multi Terminal, PT Pelindo Jasa Maritim, dan PT Pelindo Solusi Logistik.

Baca juga: DJKN: Transaksi Lelang Tahun 2023 Tembus Rp44,34 Triliun

17. Holding BUMN Perhotelan

PT WIKA Realty ditunjuk menjadi induk holding BUMN Perhotelan. Pada pembentukan tahap pertama, sebanyak 22 hotel BUMN tergabung di dalam holding ini.

Konsolidasi sektor bisnis hotel ini merupakan langkah Kementerian BUMN untuk mengatur hotel milik BUMN menjadi lebih kompetitif dan optimal.

Transformasi atau rebranding bisnis hotel ini, akan menjadi tonggak baru jaringan hotel milik BUMN yang menampilkan “keramahtamahan khas Indonesia” dengan mengusung berbagai kearifan lokal, agar hotel-hotelnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

18. Holding BUMN Lintas Sektor 

Holding BUMN Lintas Sektor telah ditetapkan bahwa PT Danareksa (Persero) dipilih sebagai induk holdingnya. Adapun daftar anak perusahaan yang dibawahinya Holding BUMN Lintas Sektor adalah: PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Balai Pustaka, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut.

Demikianlah artikel singkat tentang Daftar Holding BUMN yang Telah Resmi Terbentuk ini. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat untuk para pembaca semua.

Pembentukan Daftar Holding BUMN, kedepannya mungkin akan terus bertambah di sektor lainnya. Sebab tujuan pembentukan Holding BUMN adalah guna memperkuat daya saing perusahaan-perusahaan BUMN di Indonesia. (*)