ID FOOD Genjot Stok CPP (Cadangan Pangan Pemerintah) untuk 9 Komoditas

ID FOOD Genjot CPP
ID FOOD Berkomitmen untuk Mendorong Peningkatan Stok 9 Komoditas Bahan Pangan. (Sumber Foto: https://www.kabarbumn.com).

Frans juga menambahkan, bahwa angka realisasi CPP tahun 2023 tersebut merupakan jumlah komoditas CPP yang telah dipenuhi dan disalurkan kepada masyarakat.

Hal tersebut untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan, selain itu juga untuk menjaga stabilitas harga pangan agar tetap wajar di tingkat konsumen (end user).

Kedepannya stok CPP ID FOOD perlu dan akan terus ditingkatkan agar stok dan cadangan di gudang aman, sehingga dapat mengantisipasi lonjakan harga dan kondisi kedaruratan secara signifikan.

“Saat ini NFA telah mengeluarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional tentang Jumlah, Standar Mutu, dan Harga Pembelian Pemerintah Dalam Rangka Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2024.

Baca juga: Makassar New Port Diresmikan Presiden RI Joko Widodo

Dalam peraturan tersebut telah ditetapkan jumlah stok minimal 13 komoditas pangan sebagai CPP. “Tentunya kita mendukung dan menjadikan ketetapan tersebut sebagai acuan,” imbuhnya.

Guna memastikan pelaksanaan CPP tahun 2024 berjalan lebih baik, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah perbaikan. Langkah-langkah tersebut diantaranya perbaikan infrastruktur penyimpanan, peningkatan kolaborasi dan kemitraan bersama pelaku usaha pangan (petani, peternak, nelayan, dan UMKM).

Lalu Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi untuk monitoring serta percepatan dan efisiensi proses. Juga yang tidak kalah penting adalah pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM.

Adapun penyelenggaraan CPP dijalankan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2022. Saat ini NFA menugaskan ID FOOD untuk penyelenggaraan 9 komoditas dan Bulog untuk 3 komoditas (padi, jagung, kedelai). (*)