Menurut Wahyu, usaha yang dirintis bersama sang istri ini menjadi titik balik perkembangan usaha sejenis (Cafe dan Resto) di Lampung Barat. Perpaduan kuliner, musik dan panorama alam berhasil mendobrak kebuntuan pengembanganr Ekraf yang mayoritas mati muda, stagnan bahkan gulung tikar.

“Pengalaman berkecimpung di industri kreatif menjadi modal dasar pembangunan Dievha Cafe. Dan tak dipungkiri, lokasi usaha (Dievha Cafe) yang berada strategis di area Zona 1 Pariwisata Lambar juga berdampak signifikan. Dan kini kami tengah melakukan pembangunan rintisan usaha Homestay dengan melibatkan partisipasi masyarakat sekitar.
Harapan nya, kehadiran Dievha Cafe juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” Tambah Mister Indonesia 2018 ini.
Diakhir wawancara, pria berdarah Aceh ini mengatakan, diri nya beserta istri patut berbangga karena usaha nya (Dievha Cafe) mampu bertahan dan bersahabat dengan Pandemi Covid 19.
“Dengan penerapan protokoler Bapak Parosil Mabsus selaku Bupati Lampung Barat yang berhasil menjadi sosok “Pemimpin” yang hadir dikala bencana, Covid 19. Terimakasih Pak Cik,” tutup nya.






