Menu
Precision, Actual & Factual

Dedy Hermawan: Kepala Daerah Dibutuhkan Dalam Atasi Covid-19 Di Lampung

  • Bagikan
Dedy Hermawan. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Provinsi Lampung menjadi sorotan secara nasional karena memiliki angka kematian Covid-19 tertinggi kedua. Persoalan ini tentunya mesti menjadi fokus utama bagi pemerintah dengan mengedepankan komitmen dan konsisten untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai.

Karena bisa berdampak ke perekonomian maupun ke sektor lainnya.”Saat ini Provinsi Lampung menjadi sorotan, dengan angka kematian yang tinggi. Karena kontribusi dari Kabupaten/Kota. Pemerintah harus fokus dalam menyelesaikan permasalahan ini. Kalau tidak, maka bisa berdampak ke bidang ekonomi atau lebih sistemik lagi bisa membuat nge-drop semua,” kata Akademisi Kebijakan Publik Unila, Dedy Hermawan, Sabtu (24/04).

Peran serta Kepala Daerah sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan persoalan ini untuk mengawasi dalam penegakan aturan pencegahan Covid-19.

“Harus memberi perhatian penuh penegakan aturan pencegahan Covid 19 itu. Kalau saat ini secara tidak langsung mengalami penurunan kinerja. Akibatnya terjadi lagi kenaikan jumlah kasusnya,” ujarnya.

Penambahan kasus penyebaran Covid-19 dan naiknya angka kematian, kata dia, karena
melonggarnya protokol kesehatan.

“Bisa jadi sistem kesehatan pencegahan gak bekerja maksimal. Kinerja Satgasnya kendor, baik didalam memberi peringatan masyarakat agar disiplin menerapkan Prokes atau mengendalikan lalu lintas orang,” kata dia.

“Penambahan kasus karena bolong-bolongnya disana kan. Kenapa kematian meningkat? Itu bisa jadi karena mereka yang memiliki penyakit bawaan terpapar, akhirnya lebih cepat meninggal dunia, sehingga sistem kesehatan kita tidak bekerja maksimal untuk antisipasi itu,” ucap Dedy Hermawan.

Ia berharap Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/ Kota bisa bahu membahu dalam membangun sistim kesehatan dengan menegakan Prokes.

“Karena persoalan ini merupakan bencana luar biasa, sehingga pemerintah juga harus bekerja dengan luar biasa juga,” pungkas Dedy Hermawan.

 

Arif Wiryatama

  • Bagikan