Di kesempatan lain, ketika pertemuan antara ia dan Mustafa dengan Cak Imin berlangsung, Nunik menolak tawaran dari Cak Imin saat ditanya kesediaannya untuk maju atau ikut kontestasi Pemilu. Di ruang persidangan, Nunik mengaku dipaksa oleh Cak Imin untuk menjadi calon wakilnya Arinal Djunaidi.
Keterangan soal pemaksaan tersebut diamini oleh Musa Zainudin. Sebab eks Ketua DPW PKB Lampung tersebut turut pula mengetahui dan berdialog dengan Nunik ihwal alasan di balik pencalonannya itu. Kepada Musa, jawaban Nunik senada, bahwa ia dipaksa oleh Cak Imin.

Penjelasan-penjelasan soal Daniel Johan ini menerangkan bahwa ia punya cukup kapasitas untuk menerima, menjawab surat hingga memberitahu deklarasi dukungan PKB kepada Arinal Djunaidi. Lantas, siapa Daniel Johan dan bagaimana profilnya?
Berikut rangkuman ihwal profil Daniel Johan berdasar riset yang dilakukan KIRKA.CO dari sumber informasi publik yang tidak dikecualikan.
Daniel Johan merupakan anggota DPR RI 2014-2019 dari PKB. Ia kembali dicalonkan PKB di pemilu 2019 dari daerah pemilihan Kalimantan Barat.
Daniel Johan bertugas di komisi IV. Wasekjen PKB ini tercatat sebagai Wakil Ketua komisi yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan tersebut.
Dilihat dari riwayat hidupnya, Daniel tercatat pernah memimpin sejumlah perusahaan sebelum menjadi anggota dewan. Ia diantaranya pernah menjadi Direktur Utama pada PT Harsco Nusantara pada 2005-2009 dan PT Surya Paramita Cemerlang tahun 2003-2005






