KIRKA.CO melihat bahwa Ganjar Pranowo menyampaikan pelaporan hartanya di tanggal 30 Maret 2022 untuk jenis pelaporan LHKPN tahun 2021. Ganjar mencantumkan total hartanya sejumlah Rp 11.775.068.380.
Atas penelusuran-penelusuran ini, Plt Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding memberikan respons.
Ipi tak menampik bahwa situs e-LHKPN belum secara keseluruhan menampilkan data harta para Penyelenggara Negara untuk pelaporan LHKPN tahun 2021.
”Kemungkinan sedang masih dalam proses untuk diumumkan,” jelas Ipi pada 9 Mei 2022.
Beberapa waktu lalu, Ipi pernah menjelaskan hal senada tentang publikasi harta kekayaan para Penyelenggara Negara di situs e-LHKPN.
Menurut dia, publikasi harta kekayaan Penyelenggara Negara di situs e-LHKPN akan segera dimutakhirkan tim KPK apabila data yang disampaikan telah melalui tahapan verifikasi hingga akhirnya dinyatakan lengkap.
Baca Juga : KPK Jelaskan Kenapa LHKPN Arinal Djunaidi Belum Di-Update
”Sedang dilakukan proses verifikasi oleh tim secara bertahap sesuai penyampaian LHKPN oleh wajib lapor atau Penyelenggara Negara. Selanjutnya jika verifikasi dinyatakan lengkap, maka secara bertahap akan dipublikasikan melalui situs e-LHKPN,” jelas Ipi saat dihubungi KIRKA.CO pada 8 April 2022 lalu.
”Sebab masih banyak Penyelenggara Negara atau wajib lapor yang baru menyampaikan laporan harta kekayaannya menjelang batas waktu. Sehingga masih dalam proses verifikasi,” tambah Ipi.






