KIRKA.CO – Reshuffle kabinet tinggal hitungan hari. Ini sebagai konsekuensi dari perubahan nomenklatur kementerian yang telah disetujui DPR RI.
Presiden Joko Widodo diharapkan mampu menempatkan sosok muda yang memiliki kematangan dan mampu memahami agenda pemerintah di tengah tantangan besar ke depan.
Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua M. Azis Syamsuddin, melihat sejumlah aspek dan harapan masyarakat yang dewasa muncul dalam memaknai reshuffle kabinet.
Publik, menurut Azis, tidak akan mempersoalkan latar belakang. Baik dari partai politik, birokrasi atau profesional dalam membantu Presiden bekerja. Karena hasil tidak akan mengingkari proses dan tujuan yang diharapkan.
“Situasi saat ini membutuhkan sosok inovatif dan berani. Dan tak kalah penting, memiliki kemampuan terukur sebagai jembatan politik. Saya sayakin Presiden cermat,” terang Azis Syamsuddin menanggapi isu reshuffle yang belakangan muncul, Kamis (15/04).
Presiden, sambung Azis Syamsuddin, tidak hanya ingin meramu soal investasi dan mengembalikan kepercayaan publik di tengah kegusaran global akibat hantaman pandemi Covid-19.






