KIRKA – Memasuki puncak arus balik Lebaran pemudik diimbau pulang ke Jawa pada 9 Mei 2022. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan hal itu sesuai anjuran Presiden Joko Widodo.
“Pak Presiden sudah menganjurkan pulang setelah tanggal 8 Mei atau mulai tanggal 9 Mei 2022,” kata dia saat meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, pada Sabtu 6 Mei 2022.
Baca Juga : Kepala KSOP Panjang Ajak Jurnalis Sebarkan Berita Positif Jalur Alternatif
Dia menjelaskan hingga hari ini baru 37 persen pemudik yang menggunakan kapal penyeberangan untuk kembali ke Jawa.
“Artinya ada kecenderungan bahwa sisanya yang 63 persen menyeberang satu dua hari ini,” ujar dia.
Budi Karya Sumadi meminta agar pemudik menunda perjalanan kembali dalam dua hari ke depan untuk mencegah kepadatan puncak arus balik Lebaran.
“Jangan lakukan hari ini dan besok. Bagi yang kerja berhak untuk mengajukan cuti. Pemerintah melalui Depnaker sudah mengeluarkan boleh cuti,” kata dia.
“Anak-anak yang di Jabodetabek boleh sekolah daring,” lanjut Budi.
Penundaan perjalanan arus balik Lebaran hingga 9 Mei diharapkan dapat mengurangi kepadatan di pelabuhan penyeberangan.
“Sehingga tidak menimbulkan kemacetan, menyita waktu dan tenaga. Dan juga keselamatan. Sampai hari Senin dan Selasa baru boleh pulang,” kata dia lagi.
Baca Juga : Terminal Rajabasa Diharapkan Terkoneksi dengan Tol Trans Sumatera
Budi Karya Sumadi meninjau arus balik Lebaran pemudik di Pelabuhan Panjang setelah pengecekan lapangan terkait arus balik di Pelabuhan Tanjung Mas, Terminal Mangkang, Jawa Tengah.






