Kirka – Cabang olahraga gimnastik resmi melakoni debut pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung X tanggal 24–27 November 2026.
Sebanyak sembilan kabupaten dan kota bakal beradu lentur di tiga venue pertandingan yang telah disiapkan panitia.
Ketiga lokasi laga meliputi Gedung BMBK, GOR Idola, serta Stadion Mini Bela Diri PKOR Way Halim.
Seluruh tahapan pendaftaran nomor tanding (entry by number) dari masing-masing kontingen peserta juga telah rampung tanpa kendala.
Tuntasnya tahapan administrasi kepesertaan disampaikan Ketua Umum Pengprov Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melalui Sekretaris Umum Supeno.
“Alhamdulillah, untuk entry by number dari kabupaten dan kota sudah clear semuanya. Tidak ada permasalahan.
“Gimnastik Provinsi Lampung siap mendukung Porprov,” kata Supeno, di Kantor KONI Lampung, Minggu, 1 November 2026.
Sembilan daerah yang memastikan turun berlaga yakni Bandar Lampung, Metro, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Lampung Tengah.
Empat kontinen lainnya berasal dari Lampung Timur, Lampung Utara, Way Kanan, serta Tulang Bawang Barat.
Usai mengantongi daftar peserta dari sembilan wilayah, FGI Lampung langsung merapikan susunan perangkat pertandingan.
Pada disiplin ritmik dan aerobik, jalannya perlombaan akan dipimpin penuh oleh jajaran wasit lokal Lampung yang telah memenuhi kualifikasi.
Namun khusus nomor artistik putra, pengurus provinsi mengambil langkah berbeda dengan mendatangkan wasit dari Sumatera Selatan.
Tenaga pengadil asal provinsi tetangga sengaja dihadirkan lantaran jumlah wasit berlisensi untuk disiplin artistik putra di Lampung masih terbatas.
Selain urusan wasit di atas matras, faktor keselamatan atlet menjadi prioritas utama panitia pelaksana.
Mengingat gimnastik memiliki tingkat risiko cedera yang cukup tinggi, layanan kesehatan disiagakan penuh di setiap lokasi tanding.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memastikan dukungan medis selama pertandingan,” ujar Supeno.
Bagi Supeno, tampilnya gimnastik untuk pertama kali di panggung Porprov Lampung X bukan sekadar numpang lewat.
“Pertarungan sembilan kabupaten dan kota pada akhir November nanti menjadi titik awal (starting point) untuk memperkuat pembinaan sekaligus melahirkan bibit pesenam potensial dari daerah,” pungkasnya.






