Kirka – Safari pencarian arena pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X terus berlanjut.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung kini mengincar fasilitas fisik milik SMA Negeri 7 Bandar Lampung, Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai), dan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya.
Pengecekan kelayakan sarana olahraga dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, Senin, 21 September 2026.
Langkah turun lapangan mutlak dilakukan demi memastikan kesiapan lokasi sebelum pesta multicabang bergulir pada 18–28 November mendatang.
Rombongan pengurus tingkat provinsi pun mendapat sambutan positif dari perwakilan tuan rumah.
Tiga delegasi institusi, yakni Wakil Kepala SMAN 7 Chandra, Wakil Rektor II Universitas Saburai Anwar, dan Wakil Rektor III IIB Darmajaya Muprihan Thaib, menyatakan kesiapannya membuka pintu fasilitas mereka.
“Prinsipnya, pihak SMA 7, Universitas Saburai, maupun Darmajaya sangat mendukung pelaksanaan Porprov X,” ucap Riagus memaparkan hasil pertemuan di lapangan.
Pemantauan awal mencatat sejumlah kecocokan fungsi ruang. Area milik SMA Negeri 7 pas untuk menampung laga cabang olahraga bela diri.
Sementara Universitas Saburai menawarkan dua opsi menjanjikan.
Aula Gedung Serba Guna (GSG) kampus berpeluang disulap menjadi matras tarung, lalu Aula Subki Harun bisa dialihfungsikan menjadi ruang kompetisi catur atau e-sport.
Pengecekan di IIB Darmajaya juga membuahkan hasil.
Kampus biru mengantongi lapangan luar ruangan berstandar nasional hingga internasional yang siap mengakomodasi laga futsal serta bola basket.
Tersedia pula Gelanggang Olahraga (GOR) tertutup di lantai tiga sebagai alternatif tambahan untuk nomor bela diri.
Seluruh data rekam pantauan segera masuk tahapan sinkronisasi.
Riagus memastikan pihaknya akan merapatkan barisan bersama pengurus 32 cabang olahraga demi mencocokkan standar teknis perlombaan dengan kondisi riil bangunan.
“Kami segera berkoordinasi bersama pengurus masing-masing cabor untuk menyesuaikan pemanfaatan venue yang baru ditinjau,” tegas Riagus.






