Kirka – Sebanyak 60 wasit dan juri renang dikumpulkan di Hotel Batiqa, Bandarlampung, Rabu, 8 Juli 2026, guna menyamakan persepsi terkait regulasi terbaru dari World Aquatics.
Penyegaran aturan mutlak dilakukan dua hari jelang pembukaan Kejuaraan Renang Piala Kemenpora 2026 agar tidak ada kesalahan teknis saat perlombaan berlangsung.
Technical Delegate Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia, Aa Herdiatna Herman, menyebut federasi renang dunia secara rutin memperbarui buku pedoman setiap tiga hingga empat bulan.
Pembaruan regulasi, termasuk penambahan pasal ketat yang mengatur diskualifikasi atlet, akan langsung diberlakukan secara penuh pada ajang di Lampung.
“Kami menerapkan peraturan paling baru dari World Aquatics.
“Harapannya, seluruh perangkat pertandingan memiliki pemahaman serupa terhadap regulasi agar perlombaan sukses,” kata Herdiatna.
Tuntutan agar para pengadil memimpin dengan presisi sangat beralasan.
Herdiatna menjelaskan kejuaraan berlevel nasional tersebut akan dicatatkan langsung ke dalam pangkalan data resmi PB Akuatik Indonesia.
Otomatis, keputusan wasit harus akurat dan berstandar tinggi meski banyak dari mereka telah mengantongi jam terbang tingkat nasional.
Selain pemahaman aturan, aspek netralitas turut menjadi sorotan tajam.
Ketua Panitia Piala Kemenpora 2026, Yudha Al Hadjid, memberikan peringatan kepada para pengadil lapangan untuk menyingkirkan konflik kepentingan saat bertugas.
“Saya berharap wasit maupun juri menjaga integritas selama memimpin.
“Jangan memihak kepada peserta manapun, jalankan tugas seadil mungkin,” tegas Yudha yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut.
Berdasarkan data panitia, ajang bergengsi yang dipusatkan di Kolam Renang Pahoman pada 10-12 Juli 2026 dipastikan bakal padat.
Tercatat sekitar 2.500 hingga 2.700 perenang dari belasan provinsi telah mengkonfirmasi kehadiran.
Persaingan paling ketat diprediksi terjadi pada kategori champion yang mempertandingkan 2.800 nomor.
Menjelang hari pertama perlombaan, kondisi tempat pertandingan sudah memasuki tahap akhir perbaikan.
Yudha memastikan seluruh kebutuhan fasilitas teknis serta nonteknis sudah hampir seratus persen siap menyambut ribuan peserta di gelanggang bersejarah tersebut.






