KIRKA – Organisasi sayap Partai Gerindra, Gemira galang dukungan tokoh Islam untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Ketua Umum PP Gemira (Gerakan Muslim Indonesia Raya) dijabat oleh Wakil Ketua Gerindra Irfan Yusuf Hasyim.
“Terbentuknya organisasi sayap muslim Gerindra ini guna mendukung Ketua Umum Prabowo Subianto menjadi Calon Presiden 2024,” kata dia di kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Sabtu, 10 September 2022.
Baca Juga: Popularitas Ustaz Abdul Somad dan Habib Rizieq Kalahkan Ketum PAN dan PPP Sebagai Cawapres
Irfan menyampaikan, beberapa waktu lalu, Gemira berkeliling ke sejumlah daerah menjalin silaturahmi dengan para tokoh Islam pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu.
“Kami melakukan penjaringan aspirasi dari sejumlah ulama, kiai, habaib, kelompok organisasi Islam, serta pondok pesantren di berbagai daerah di Indonesia,” kata dia.
Dari hasil silaturahmi, lanjut Irfan, mereka memberikan dukungan kepada Menteri Pertahanan RI tersebut maju kembali pada Pilpres 2024.
“Demi terciptanya negara Indonesia yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur (negeri yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya),” ujar Irfan.
Prabowo Subianto dinilai sosok pemimpin yang mampu memberi kesejukan dan semangat persatuan di tengah ancaman radikalisme dan disintegrasi NKRI.
Gemira melakukan konsolidasi terhadap tokoh-tokoh Islam pendukung Prabowo Subianto pada Pemilu 2019 lalu untuk menggalang dukungan bagi Ketum Gerindra tersebut pada Pemilu 2024.
Termasuk kelompok PA 212 yang pernah menggelar Aksi Bela Islam.
“Kami ada beberapa teman, tokoh-tokoh PA 212 yang kita juga sowan, silaturahmi. Saya enggak etis kalau sebutkan namanya, tapi ada lebih dari 10 orang yang kita sowani,” kata Irfan Yusuf Hasyim.
Dia menyampaikan sebagian anggota PA 212 tetap konsisten mendukung Prabowo sebagai Capres 2024.
Sekjen PP Gemira, Sudarto, menambahkan Gemira galang dukungan tokoh Islam untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2024 dan berencana menggelar konsolidasi akbar di seluruh provinsi.
“Gemira akan menggelar konsolidasi akbar dengan instrumen Gerindra Bersholawat, pengajian, dan edukasi keagamaan lainnya yang rencananya digelar di seluruh provinsi di Indonesia,” ujar dia.






