Pemerintah Kejar Target Herd Immunity Lewat Mudik Lebaran

Pemerintah Kejar Target Herd Immunity Lewat Mudik Lebaran
Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung melakukan skrining bagi pelaku perjalanan luar daerah pada saat libur Natal 24 Desember 2020. Foto: Josua Napitupulu

KIRKAIkatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Provinsi Lampung menilai pemerintah kejar target herd immunity lewat mudik Lebaran 2022.

Pemerintah melonggarkan kebijakan perjalanan untuk masyarakat melakukan mudik di masa pandemi dengan syarat sudah divaksinasi Covid-19.

“Itu kan yang dituju pemerintah, vaksinasi sampai 70 persen, untuk membentuk herd immunity, sampai ada pengumuman dari WHO bahwa pandemi telah selesai,” ujar Wakil Ketua IDI Lampung, dr Boy Zaghlul, ketika dihubungi pada Jumat, 29 April 2022, malam.

Dia menjelaskan saat ini vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara untuk mengurangi risiko berat terpapar virus corona.

Pemerintah mengejar target _herd immunity_ lewat mudik Lebaran dengan membuka layanan vaksinasi Covid-19 di posko mudik bagi pelaku perjalanan.

“Yang belum divaksinasi tidak disuruh putar balik lagi tapi disuntik vaksin di tempat pemberhentian,” kata dia.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang ketat untuk mudik Lebaran guna mengurangi mobilitas warga, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Dengan pelonggaran kebijakan untuk mudik, lanjut dr Boy, protokol kesehatan yang dijalankan masyarakat tidak lagi 5M tetapi 2M yakni memakai masker dan mencuci tangan.

“Tinggal menunggu kesadaran orang-orang saja kalau demam ya jangan bepergian,” ujar dia.

dr Boy meminta masyarakat untuk tidak terlalu euforia saat mudik Lebaran. Lonjakan kasus Covid-19 usai merayakan hari raya keagamaan seperti pada tahun sebelumnya perlu diantisipasi.

“Covid-19 masih ada, kita tidak berharap kejadian seperti di Shanghai yang memasuki gelombang kelima, sampai lockdown,” tegas dia.

Menurut dr Boy tujuan pemerintah melonggarkan kebijakan perjalanan untuk mengejar target herd immunity lewat mudik Lebaran, tidak semata-mata untuk menggerakkan perekonomian.

“Dari Presiden Jokowi sendiri, pokoknya booster, tidak ada pilihan lain. Makanya syarat mudik itu wajib sudah booster,” kata dia.

Akademisi Universitas Lampung ini meminta pemerintah melakukan cara-cara humanis untuk mengejar target herd immunity tanpa harus memaksa warga untuk mau disuntik vaksin.

“Malah kadang-kadang masyarakat yang ingin divaksinasi karena di balik itu ada sesuatu yang mereka harapkan, entah itu minyak goreng,” tutup dia.

Baca Juga : Polda Lampung Kejar Target 70% Vaksinasi Dosis 2 

Baca Juga : Police carry out simultaneous vaccinations to people in Lampung Province