KIRKA – Kinerja kepemimpinan M.Ridho Ficardo dan Arinal Djunaidi sebagai Gubernur Lampung masih sangat belum memuaskan dalam melanjutkan pembangunan Kota Baru.
Karena tidak ada progres yang cukup signifikan. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Lampung Watoni Noerdin, Rabu (10/11/2021).
Anggota fraksi PDIP DPRD Lampung ini menceritakan estafet kepemimpinan setelah Sjachroedin ZP pada tahun 2014 lalu.
Saat itu, M.Ridho Ficardo melanjutkan estafet kepemimpinan Sjachroedin ZP sebagai orang nomor satu di Bumi Ruwa Jurai.
“Saat itu harapan kami DPRD Lampung estafet kepemimpinan ini tetap melanjutkan pembangunan Kota Baru,” kata dia.
“Kami di DPRD tetap menagih disetiap momen paripurna. Tetapi kemudian sampai akhir masa jabatan pak Ridho, tidak ada progres pembangunan disana,” keluh dia.
“Tidak hanya kami saja, tapi ada beberapa fraksi juga,” ucap dia.
Bukannya melanjutkan pembangunan Kota Baru, mantan Gubernur termuda se Indonesia itu justru merubah masterplan tata ruang peruntukan Kota Baru.
Baca Juga : Kisah Fraksi PDIP DPRD Lampung Mewujudkan Kotabaru






