Menu
Precision, Actual & Factual

Yusril Ihza Mahendra Berikan Hak Jawab Atas Pemberitaannya Terkait Perkara Pajak Minerba Lampung Selatan

  • Bagikan
Yusril Ihza Mahendra. Foto Istimewa

KIRKA.CO – Terkait pemberitaan KIRKA.CO yang diterbitkan melalui laman website KIRKA.CO pada Jumat sore 04 Mei 2021 kemarin, dengan judul Perusahaan Yusril Ihza Mahendra Ada Dalam Dakwaan Korupsi Pajak Minerba Lampung Selatan yang Bayar Lewat Oknum, Yusril Izha Mahendra selaku pihak yang disebut memberikan hak jawabnya ke redaksi KIRKA.CO.

Dan berikut Hak Jawab yang diberikan yang kami cantumkan tanpa kami kurangi satu katapun dari apa yang masuk ke redaksi KIRKA.CO dari pihak Yusril Ihza Mahendra, beserta dengan dokumen bukti dari bantahan atas terbitnya berita tersebut.

YUSRIL BANTAH SEBAGAI PEMILIK DAN KOMISARIS PT BERLIAN MIXINDO

Jakarta 5/6/2021. Mantan Menteri Kehakiman dan HAM dan mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra membantah dirinya disebut-sebut sebagai pemilik dan sekaligus komisaris PT Berlian Mixindo sebagaimana diberitakan KIRKA.CO tanggal 4 Juni 2021. Bantahan tersebut disampaikan Yusril secara tertulis melalui WA yang ditujukan kepada Redaksi KIRKA.CO Sabtu, 5/6/2021.

Dalam berita berjudul “Perusahaan Yusril Ihza Mahendra Ada Dalam Dakwaan Korupsi Pajak Minerba Lampung Selatan yang Bayar Lewat Oknum” disebut-sebut bahwa Yusril adalah pemilik dan sekaligus Komisaris PT Berlian Mixindo. Perusahaan itu dikabarkan membayar pajak melalui oknum sehingga jumlah pajak yang seharusnya dibayarkan telah “disunat” oknum untuk kepetingan dirinya sehingga didakwa merugikan keuangan negara.

Penasehat hukum terdakwa Yuyun Maya Saphira dan Marwin dalam perkara tipikor di Pengadilan Negeri Bandar Lampung itu, Sukriadi Siregar, membenarkan berdasarkan data yang ada pada mereka bahwa “Komisaris PT Berlian Mixindo tertulis Yusril Ihza Mahendra mantan Menkumham RI”.

Data yang disebutkan itu menurut Yusril adalah data yang aneh. Dalam akta notaris tentang pendirian perusahaan dan perubahannya, maupun pengesahan oleh Menkumham, yang ditulis hanya nama orang yang jadi komisaris saja. “Tidak mungkin setelah nama dikasi embel-embel mantan Menkumham segala” tegas Yusril. Ini menurutnya hanya sekedar mencari sensasi saja.

Yusril membantah data yang dikemukakan oleh penasehat hukum terdakwa itu dengan menunjukkan akta pendirian PT Berlian Mixindo dan akta perubahannya serta Lampiran Keputusan Menkumham Tahun 2017. Akta dan dokumen Kemenkumham itu juga dikirimkannya kepada Redaksi KIRKA.CO.

Dalam dokumen Kementerian Hukum dan HAM disebutkan bahwa Komisaris PT Berlian Mixindo adalah Tjong Siska Sulistio, bukan Yusril Ihza Mahendra. “Saya sendiri kaget membaca berita ini. Karena itu saya segera menelusuri dokumen perusahaan-perusahaan, dan ternyata seperti dugaan saya sebelumnya, nama saya tidak ada kaitannya dengan PT Berlian Mixindo”.

Yusril menyesalkan redaksi KIRKA.CO yang memuat berita tanpa melakukan “cover both side”. Seharusnya dirinya dimintai keterangan sebelum berita itu dimuat, agar berita menjadi adil, proporsional dan berimbang.

Demikian bantahan saya.***

 

Lampiran yang dikirim pada Redaksi KIRKA.CO

170509 – KEMENKUMHAM AKTA NO. 10 PT BM

170509 – Akta PKPS di Luar RUPS No. 10 PT Berlian Mixindo

150213 – Akta Pendirian No. 37 PT Berlian Mixindo

  • Bagikan