Warga Pesisir Barat Ditipu Dukun Hingga Ratusan Juta Rupiah

  • Bagikan
Kirka.co
Ilustrasi Penipuan Dengan Modus Dukun Pengganda Uang. Foto Istimewa

KIRKA – Nasib sial harus dialami oleh seorang warga Kabupaten Pesisir Barat bernama Naz, sebab pada kesulitan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini, dirinya malah menjadi korban penipuan hingga ratusan juta rupiah, sampai-sampai ia pun rela menggadaikan rumahnya.

Sepertinya Naz telah putus asa untuk mencoba bangkit dari keterpurukan ekonomi pada bencana dunia kali ini, hingga ia memutuskan untuk mendapatkan uang secara singkat meski tergolong diluar nalar, namun tetap saja dilakukan dengan sadar.

Semua bermula pada kisaran Maret 2021 lalu, ketika ia yang sedang mengalami kebuntuan pikiran dan finansial, mendapat tawaran syurga memperoleh uang dengan cara yang sangat mudah menggunakan modal yang tergolong kecil.

Naz ditawari oleh seorang bernama Irfan yang mengaku memiliki kenalan orang pintar bernama Dudi di Jawa Barat, Irfan mengiming-iminginya akan mendapatkan uang Rp1 miliar, dengan modal awal yang hanya Rp20 juta.

Dudi disebut-sebut sebagai dukun sakti yang mampu menggandakan uang, sehingga meski sedang tak memiliki uang, Naz rela menggadaikan rumahnya sejumlah Rp25 juta, dan segera berangkat ke Jawa Barat tempat orang pintar kenalan Irfan.

Setelah sampai dan lima hari menginap di kediaman sang dukun, Naz pun pulang bersama Irfan dengan membawa kardus dari orang pintar kenalannya tersebut, dan betapa terkejutnya Naz saat berada di Lampung, ketika ia membuka isi kardus itu, dirinya bukan mendapati miliaran uang yang diinginkan namun hanya berbungkus- bungkus kopi sachet.

Tak terima dengan apa yang ia alami, Naz pun kembali ke kediaman sang dukun palsu tersebut, dan bukannya mendapat uang modal kembali, Dudi sang dukun palsu malah kembali merayu Naz untuk menambah modal sebagai pembelian darah sebagai syarat mengganda uang.

Entah bagaimana Naz terbuai janji pengganda uang tersebut, hingga ia tak hanya menyerahkan tambahan uang, Naz pun ikut memberikan satu unit motor dan mobil miliknya begitu saja, dan setelahnya pulang kembali ke Lampung dengan membawa sebuah kantung putih.

Sesampainya di Pelabuhan Merak, Banten, Naz pun tak sabar dan membuka kantung yang ia bawa itu, dan apa yang ia dapati kali ini berbeda dari sebelumnya yang hanya bungkusan kopi, pada kejadian ke-dua ini dirinya mendapatkan potongan rapih kertas HVS, yang tentunya membuatnya semakin geram.

Hingga akhirnya Naz melaporkan Dudi sang dukun beserta dengan Irfan si agen dukun ke pihak berwajib, dan keduanya itu pun akan segera menjalani persidangannya di Pengadilan Negeri Liwa pada Selasa 10 Agustus 2021 mendatang.

  • Bagikan