KIRKA – Terminal Rajabasa terdampak perubahan tren moda transportasi mudik sehingga memengaruhi volume penumpang dan bus selama Lebaran 2022.
Baca Juga : Terminal Rajabasa Kondusif Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2022
Kebijakan pemerintah melonggarkan syarat bagi pelaku perjalanan dalam negeri untuk mudik berhasil meningkatkan jumlah penumpang dan calon penumpang di Terminal Rajabasa.
Total kedatangan dan keberangkatan penumpang bus AKAP dan AKDP sejak 25 April-10 Mei mencapai 38.039 orang.
Namun jumlah tersebut mengalami penurunan bila dibandingkan pada tahun 2019 lalu.
“Dibandingkan tahun lalu ada peningkatan tapi kalau dibandingkan tahun 2019 volume penumpang jauh menurun,” kata Marsusi selaku Bagian Pelayanan Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung, pada Jumat 13 Mei 2022.
Dia menjelaskan perubahan tren moda moda transportasi mudik dipengaruhi Jalan Tol Trans Sumatera yang sudah mulai terkoneksi dengan provinsi di luar Lampung.
“Hal ini menyebabkan bus Antar Kota Antar Provinsi yang melintasi Terminal Rajabasa cenderung menurun,” ujar dia.
Periode 25 April-10 Mei total volume bus AKAP di Terminal Rajabasa hanya 231 unit, dengan kedatangan 87 bus dan keberangkatan 144 bus.
Pun volume penumpang dan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) juga mengalami hal yang sama.
“Dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, pemudik jalan kaki banyak menggunakan mobil travel,” kata Marsusi.
Selain memanfaatkan jasa mobil travel legal maupun ilegal, lanjut dia, masyarakat juga mulai beralih ke moda transportasi mudik kereta api.
“Informasi dari salah satu perusahaan otobus AKDP, biasanya penumpang mereka ramai anak-anak muda mahasiswa. Sekarang beralih ke kereta api,” ujar dia.
Menurut Marsusi calon penumpang milenial lebih menyukai kereta api daripada bus AKDP karena lebih nyaman dan harga tiket yang terjangkau.
“Apalagi kereta api kan pelayanannya bersih, beli tiket secara online,” tutup dia.
Terminal Rajabasa terdampak perubahan tren moda transportasi mudik khususnya kereta api.
Sebelumnya, pada Senin 9 Mei 2022 atau H+7 Lebaran, seluruh tiket Stasiun Tanjungkarang habis terjual dengan keberangkatan dari Baturaja dan Kertapati, Palembang menuju Bandar Lampung.
Baca Juga : Arus Balik Lebaran Meningkat di Terminal Rajabasa dan Stasiun Tanjungkarang
Kepala Stasiun PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Johong Andono, mengatakan tingkat keterisian tempat duduk 100 persen untuk keberangkatan pada 12-13 Mei 2022.
“Kapasitas tempat duduk 530 orang habis terjual,” ujar dia.






