Satgas Pangan Bandar Lampung Temukan Residu Pestisida pada Sayuran

Satgas Pangan Bandar Lampung Temukan Residu Pestisida pada Sayuran
Tim Satgas Pangan Bandar Lampung melakukan uji sampel terhadap produk pangan segar di Transmart pada Kamis (16/6). Foto: Josua Napitupulu

KIRKA – Tim Satgas Pangan Bandar Lampung temukan residu pestisida pada sayuran dan formalin pada buah-buahan.

Ketua Tim Satgas Pangan Bandar Lampung, Tole Dailami, menuturkan timnya hari ini, Kamis, 16 Juni 2022, melakukan peninjauan ketersediaan dan keamanan pangan di Pasar Panjang, Pasar Induk Tamin, dan Transmart.

Baca Juga : Harga Bawang Merah di Bandar Lampung Masih Mahal

“Memang masih ada kandungan pestisida tapi masih jauh di bawah ambang batas,” ujar Tole Dailami.

Tim Satgas Pangan Bandar Lampung menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung melakukan uji sampel secara random terhadap produk olahan makanan dan produk segar di Pasar Panjang, dan Transmart.

“Dinas Pangan melakukan uji sampel produk segar, dan hasilnya negatif dari zat berbahaya,” kata dia.

Sementara BBPOM di Bandar Lampung melakukan uji sampel 15 produk olahan makanan dan hasilnya juga negatif dari zat yang berbahaya.

Tole Dailami yang juga Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bandar Lampung menjelaskan ada tujuh produk segar yang diperiksa petugas Dinas Pangan di Transmart.

Yaitu tahu kuning, wortel, Apel Fuji premium, labu siam, anggur sweet saphire, paprika merah, dan pir xiang lie.

Hasil tes pada kategori sayuran; wortel, labu siam, paprika merah, ditemukan residu pestisida.

Pada kategori buah-buahan; Apel Fuji premium, anggur sweet saphire, pir xiang lie, ditemukan residu formalin.

Sementara pada tahu kuning ditemukan boraks dan methanyl yellow atau zat pewarna.

“Masih bisa ditolerir. Hasilnya semua negatif. Jadi di Transmart ini masih aman,” tutup Tole Dailami.

Pernyataan tersebut ditegaskan kembali oleh BBPOM di Bandar Lampung.

“Hasilnya negatif artinya aman untuk dikonsumsi,” kata Tuti Nurhayati selaku Kabag Tata Usaha BBPOM di Bandar Lampung.

Dia menyampaikan saat meninjau bersama Tim Satgas Pangan Bandar Lampung, pihaknya juga melakukan uji sampel secara acak untuk 15 produk olahan pangan di Pasar Panjang.

Baca Juga : Kementan Sidak Stok Bawang di Lampung 

Seperti harum manis, kerupuk, tahu kuning, bakso, nuget, jajanan pasar, dan mie kuning.

“Alhamdulillah memenuhi syarat dikonsumsi dan aman dari zat berbahaya,” kata Tuti Nurhayati.