Menu
Precision, Actual & Factual

Putusan Sidang Korupsi Minerba Lampung Selatan, Yuyun Mendapatkan Vonis Terberat Dibanding 3 Terdakwa Lain

  • Bagikan
Kirka.co
Suasana Persidangan Putusan Perkara Korupsi Pajak Minerba Lampung Selatan. Foto Eka Putra

KIRKA.CO – Empat terdakwa perkara korupsi pajak Minerba Lampung Selatan, mendengarkan pembacaan putusan dari Majelis Hakim pada Kamis sore 8 Juli 2021, dalam persidangan yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

Gelaran persidangan kali ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Masriati, yang membacakan amar putusannya secara bergantian untuk terdakwa Yuyun Maya Saphira, Marwin, M. Efriyansyah Agung dan Soma Mudawan Perkasa.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yuyun Maya Saphira dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 7 bulan, dan membayar denda sebesar Rp200 juta,¬†jika tidak membayar denda maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan, menghukum membayar uang pengganti sejumlah Rp2.268.186.300, subsidair 2 tahun penjara,” ujar Hakim Ketua Masriati bacakan putusannya.

Diketahui dalam putusan Hakim tersebut, terdakwa Yuyun Maya Saphira dijatuhi hukuman Pidana Uang pengganti yang hampir seluruhnya berjumlah sama dengan uang hasil korupsi pada dakwaan yang dibacakan Jaksa.

Hal memberatkan yang diungkap Hakim dalam menjatuhkan vonis hukuman terhadap Yuyun, salah satunya lantaran ia dianggap tidak mendukung program pemerintah terkait pemberantasan Tipikor dan tidak berusaha mengembalikan Kerugian Negara.

Sementara terhadap dua terdakwa lain yakni M. Efriyansyah Agung dan Soma Mudawan Perkasa, Majelis Hakim memberikan putusan hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan 3 bulan dengan denda Rp50 juta rupiah subsidair 3 bulan, dan pidana uang penggati sebanyak Rp40 juta terhadap M. Efriyansyah, Rp28 juta terhadap Soma.

Kepada terdakwa Marwin, Majelis Hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman penjara terhadapnya selama 1 tahun dan 1 bulan, dan denda sebesar Rp50 juta dengan subsidair denda yaitu pidana kurungan selama 3 bulan, serta menjatuhkan hukuman tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp10 juta, yang diketahui ketiga terdakwa tersebut telah menitipkan uang kerugian negara melalui Jaksa.

Majelis Hakim menjerat keempat terdakwa dengan menggunakan Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 18 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 tahun 1999, sebagaimana telah dirubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam perbuatannya, Soma Mudawan Perkasa selaku Tenaga Kerja Sukarela , bersama-sama dengan M. Efriansyah Agung selaku staf Bidang Energi , serta Marwin selaku Kasi Pengusahaan Pemanfaatan Langsung Panas Bumi pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan.

Disangkakan sejak 2016 hingga 2019 telah melakukan penarikan pajak dari 4 perusahaan, berdasarkan perintah dan disetorkan kepada terdakwa Yuyun Maya Saphira selaku Kepala Bidang Energi pada Dinas Tersebut.

Yang pada akhirnya didapati sebagian pajak yang ditarik dari wajib pajak tersebut, tidak disetorkan ke kas Daerah, dan telah mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara sebesar total Rp2.346.186.300 (Dua miliar tiga ratus empat puluh enam juta seratus delapan puluh enam ribu tiga ratus rupiah), yang hampir seluruhnya dianggap dinikmati oleh Yuyun Maya Saphira.

  • Bagikan