Romli berharap bahwa pengusulan Adi Erlansyah tidak berimbas pada hal-hal yang dimaksudkan pada praktik-praktik KKN.
”Dari sejumlah pemberitaan yang kami pantau, sejumlah pengamat, akademisi juga sudah menyampaikan pandangan-pandangan mengenai pengisian penjabat kepala daerah di Lampung. Pada poinnya disampaikan kalau sebisa mungkin penjabat kepala daerah diusulkan bukan karena didasari faktor kekeluargaan dan sebagainya,” tutur Romli.
Menurut Romli, pengambil keputusan atas calon penjabat kepala daerah harus melakukan uji terhadap nama-nama secara terukur hingga obyektif.
”Kalau soal kinerja, nama tersebut memang sudah mempunyai pengalaman bekerja di Pemerintahan Kabupaten. Berpengalaman dan sebagainya. Tapi juga, proses-proses pengusulan seperti ini rawan didasari faktor-faktor kekeluargaan hingga faktor politis dan sebagainya. Maka itu, Pemerintah Pusat perlu melakukan verifikasi lengkap atas nama-nama yang diusulkan,” jelas Romli.
Adi Erlansyah sudah dimintai konfirmasi dan tanggapannya mengenai hubungan kekeluargaan antara dirinya dengan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.
KIRKA.CO persisnya mengonfirmasi ihwal hubungan kakak adik antara isteri Adi Erlansyah yakni Rusdiana Dewi dengan isteri Arinal Djunaidi yakni Riana Sari.
Namun demikian, Adi Erlansyah belum mau memberikan repons terhadap permintaan konfirmasi atau tanggapan yang diajukan KIRKA.CO kepadanya pada 12 Mei 2020.
KIRKA.CO mendapati bahwa Rusdiana Dewi mengunggah foto bersama dengan Riana Sari di akun Instagram miliknya @nanaa_yusuf.
Baca Juga : Harta Adi Erlansyah Calon Pj Bupati Pringsewu Versi LHKPN
Dalam unggahan foto tersebut, Rusdiana Dewi mengucapkan selamat ulang tahun kepada adiknya. ”HBD adikku sayang. Semoga selalu diberi kesehatan. Dan terus menginspirasi. serta senantiasa terjaga dlm lindungan Allah SWT, Aamiin Yra,” demikian kutipan yang tertulis di Instagram @nanaa_yusuf.






