Menu
Precision, Actual & Factual

Pematank Desak Kejati Lampung Usut Tuntas Peran PT. Top Cars Di Pusaran Korupsi Pengadaan Randis Lamtim

  • Bagikan
Hanafi Darus Kurniawan (Pemilik Showroom PT. Top Cars Indonesia). Foto Istimewa

KIRKA.COSuadi Romli, selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (PEMATANK), mendorong Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung untuk mengusut tuntas peranan PT. Top Cars Indonesia dalam pusaran Korupsi pengadaan Kendaraan Dinas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Timur tahun anggaran 2016.

Ia menduga salah satu Terdakwa yang bernama Aditya Karjanto yang tercatat selaku Direktur PT. Top Cars Indonesia, turut menjadi korban dari perintah atasannya untuk masuk kedalam permainan tender “kurung” mobil dinas tersebut, hal itu diungkapkan lantaran adanya fakta bahwa sejumlah uang yang menjadi Kerugian Negara dalam perkara korupsi tersebut, telah dibayarkan secara lunas oleh sang pemilik PT. Top Cars Indonesia, Hanafi Darus Kurniawan.

Dari hal tersebut ia meyakini bahwa apa yang telah dilakukan oleh Aditya Karjanto merupakan sepengetahuan dan atas dasar persetujuan dari sang pimpinannya tersebut, maka ia pun meminta kepada Korps Adhyaksa untuk mendalami serta mengembangkan perkara korupsi ini guna menangkap siapa saja pihak intelektual sesungguhnya yang berperan dibalik perbuatan melawan hukum itu.

“Pematank dalam hal ini mendorong Kejati Lampung untuk mendalami perkara Korupsi Randis Lamtim, saya meminta supaya diusut tuntas siapa pihak intelektual dibalik perbuatan korupsi itu,” ujar Romli pada KIRKA.CO (03/04).

“Saya duga Terdakwa Aditya yang kini disidang hanya menjalankan perintah atasannya Hanafi Darus Kurniawan pemilik showroom mobil itu, buktinya saja seluruh kerugian negara tercatat dibayarkan lunas oleh bosnya, kita sama-sama berlogika sajalah sebaik itu kah atasan sampai berani bayarin uang Rp 600 juta lebih, itu bukan uang yang sedikit,” pungkasnya.

Tangkapan Layar Daftar Barang Bukti Perkara Tipikor (tertera tanda bukti transfer) Atas Nama Terdakwa Aditya Karjanto Di SIPP PN Tanjungkarang.

Diketahui di perkara ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam tuntutannya, membebankan seluruh Kerugian Negara yang diakibatkan oleh ketiga Terdakwa kepada Aditya Karjanto selaku rekanan yang sebesar Rp 686.911.670 (Enam ratus delapan puluh enam juta sembilan ratus sebelas ribu enam ratus tujuh puluh rupiah), dan juga diketahui telah dilunasi dengan cara transfer via bank yang tercatat dari rekening BCA atas nama Penyetor Hanafi Derus Kurniawan ke rekening BRI 009801003048303 (Rekening Titipan Negara) atas nama RPL 017 KEJATI LAMPUNG.

Berdasarkan penelusuran terbuka KIRKA.CO, Hanafi Darus Kurniawan sendiri merupakan pemilik showroom mobil PT. Top Cars Indonesia, yang berbisnis dibawah naungan PT. Maju Motor Group, dan diketahui perusahaan tersebut memiliki seorang Komisaris Utama bernama Alvin Kennedy seorang yang dikenal sebagai mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan pernah mengemban jabatan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sumatera Selatan.

 

Eka Putra

  • Bagikan