KIRKA – Kelenteng Senapati peringati HUT Dewa Zhi Gao Thay Pak pada Senin, 4 Juli 2022.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turut menghadiri acara HUT Dewa Zhi Gao Thay Pak di kelenteng yang berdiri sejak 1898 di Panjang.
Baca Juga : Waisak 2022 Umat Buddha Vihara Thay Hin Bio Memandikan Patung Bayi Siddharta
“Sebagai salah satu kelenteng tertua agar bisa menjaga kelestarian bangunan sejarahnya,” kata Eva Dwiana.
Sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung sudah menetapkan Kelenteng Senapati atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Vihara Ciang Cin Miao sebagai obyek wisata religius umat Buddha dalam Perda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Bandar Lampung Tahun 2022-2025.
“Mudah-mudahan Kelenteng Senapati ini bisa menjadi sejarah keberagaman masyarakat Kota Bandar Lampung. Bisa menjaga persatuan dan semangat gotong royong,” ujar dia.
Eva Dwiana menyampaikan selain di Kelenteng Senapati, dirinya juga akan menghadiri acara peringatan HUT Dewa Zhi Gao Thay Pak di sejumlah kelenteng.
Jonny Sartius selaku pewaris Kelenteng Senapati, generasi keempat dari keluarga besar Lie Se Sem, menjelaskan Dewa Zhi Gao Thay Pak tahun ini menginjak usia yang ke-4.000 tahun lebih.
“Melalui peringatan HUT Dewa Zhi Gao Thay Pak semua umat manusia diberkahi,” kata Jonny.
Pada kesempatan tersebut, dia juga berharap Pemkot Bandar Lampung mendukung keberlangsungan Kelenteng Senapati.
Romo Krisna menambahkan Zhi Gao Thay Pak merupakan dewa yang dipuja di kelenteng tersebut.
“Kelenteng Senapati tempat memohon keberkahan bagi masyarakat dan terbuka untuk masyarakat umum,” ujar dia.
Baca Juga : Misa Natal, Gus Yaqut Sampaikan Pesan Kopiah
Romo Krisna menjelaskan pada hari biasa, Kelenteng Senapati atau TITD Vihara Ciang Cin Miao dibuka setiap hari dari subuh hingga pukul 19.00 Wib. “Khusus hari Jumat dibuka sampai pukul 22.00 Wib,” kata dia.






