Menu
Precision, Actual & Factual

Kapolda Irjen Pol Hendro Sugiatno Resmikan E-Tilang Untuk Bandar Lampung

  • Bagikan
Suasana Peresmian Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Elektronik di Polresta Bandar Lampung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Selasa (23/03). Foto Tom Saputra

KIRKA.COElectronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau Tilang Elektronik resmi diterapkan di Bandar Lampung pada hari ini, Selasa (23/03). Kamera ETLE tersebut akan mengintai para pelanggar lalu lintas.

“Hari ini launching, jadi mulai berlaku E-Tilang ini, juga menggantikan petugas di lapangan, dan meminimalkan interaksi langsung dengan masyarakat,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (23/03).

Kapolda berharap dengan adanya ETLE dapat merubah budaya masyarakat dalam berlalu lintas, patuh terhadap aturan, dan menurunkan angka pelanggaran hingga kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya kamera ETLE nantinya dapat membantu petugas Kepolisian dalam Penyelidikan kecelakaan dengan metode face recognition. Seperti perkara yang berhasil ditangani Polda Metro Jaya.

“Ada lima kamera titik (tilang) dan 10 kamera (pemantau). Belum nanti ada kamera juga dari Pemda, jadi ini akan terus berkembang,” katanya.

Dalam sesi pemaparan, dijelaskan pengendara yang tertangkap capture kamera ETLE bisa langsung melihat jenis pelanggarannya. Bahkan pelanggar bisa mengakses cuplikan video beberapa detik saat ia berkendara dan tertangkap kamera, misalnya pengendara tak menggunakan helm atau jenis pelanggaran lainnya.

Mekanismenya pelanggar yang melintasi titik kamera tilang, akan tercapture kamera Etle, lalu dilakukan verifikasi dan oleh operator back office di Comand Center Mapolresta Bandar Lampung. Ketika plat nomor polisi terdeteksi, diikuti dengan identitas pengendara.

Setelah data pelanggar seperti nama, alamat, nomor kendaraan, jenis kendaraan, jenis pelanggaran sudah ter input lalu operator melakukan validasi.

Kemudian surat pemberitahuan berisi data-data tersebut, gambar pelanggar serta dasar hukum penindakan di print dan dikirimkan ke alamat pelanggar lewat PT Pos Indonesia.

Pelanggar akan menerima surat tersebut, dan akan diarahkan untuk melakukan konfirmasi via etle.korlantas.polri.go.id. Di dalam surat tersebut juga terdapat barcode yang bisa diakses oleh pelanggar. Pelanggar pun bakal ditunjukan foto bahkan video saat dia melanggar lalu lintas.

Tom Saputra

  • Bagikan