Hukum  

Heryandi Akui Sebagai Timses Karomani Saat Pilrek Unila

Heryandi Akui Sebagai Timses Karomani Saat Pilrek Unila
Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila nonaktif, Heryandi di PN Tipikor Tanjungkarang pada 21 Desember 2022. Foto: Dokumentasi KIRKA.CO.

KIRKA – Heryandi akui sebagai Timses Karomani saat Pilrek Unila yang berlangsung pada tahun 2019 lalu.

Pengakuan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila nonaktif ini disampaikannya usai ia menjalani pemeriksaan sebagai saksi di PN Tipikor Tanjungkarang pada 21 Desember 2022.

“Iya,” singkat dia kepada KIRKA.CO saat akan memasuki ruang tahanan di PN Tipikor Tanjungkarang untuk selanjutnya kembali ke tempat ia ditahan di Rutan Kelas IA Bandar Lampung.

Pengakuan Heryandi ini sejurus dengan pernyataan Ketua Senat Unila nonaktif, Muhammad Basri.

Sebelumnya, Muhammad Basri mengutarakan bahwa dirinya merupakan timses Karomani untuk mendukung Karomani terpilih dan dilantik sebagai Rektor Unila saat mengikuti Pilrek Unila periode 2019-2023 lalu.

Baca juga: 14 Orang Tim Sukses Karomani Saat Pilrek Unila

Adapun timses Karomani yang disebut oleh Muhammad Basri tidak secara lengkap.

Muhammad Basri hanya mengatakan beberapa nama saja saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di PN Tipikor Tanjungkarang.

Adapun tim sukses yang disebut oleh Muhammad Basri tidak secara lengkap. Muhammad Basri hanya mengatakan beberapa nama saja.

Berikut adalah daftar nama tim sukses pendukung Karomani untuk terpilih menjadi Rektor Unila dalam Pilrek Unila periode 2019-2023 pada 17 Oktober 2019 lalu:

1. Keluarga dari Asep Sukohar. Menurut Muhammad Basri, Asep Sukohar kemudian diberi jabatan sebagai Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Unila.

Baca juga: Muhammad Basri Ceritakan Tugasnya Sebagai Timses Karomani Dalam Pilrek Unila

Asep Sukohar saat ini diketahui mencalonkan diri sebagai Rektor Unila dalam Pilrek Unila periode 2023-2027 yang sedang berlangsung hari-hari ini.

2. Muhammad Basri selaku Ketua Senat Unila. Dalam perjalanannya, Muhammad Basri batal dilantik sebagai Dekan FKIP Unila karena ditangkap dalam OTT KPK pada Agustus 2022 kemarin.

3. Ida Nurhaida yang saat ini menjadi Dekan FISIP Unila. Belakangan Ida Nurhaidi diketahu sedang mencalonkan diri sebagai calon rektor dalam Pilrek Unila periode 2023-2027 yang berlangsung hari-hari ini.

4. Heryandi yang belakangan berstatus sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila.

Sebagai informasi, Muhammad Basri dan Heryandi dalam konteks ini ialah saksi yang dihadirkan dalam persidangan dengan Andi Desfiandi sebagai terdakwa pemberi suap kepada Rektor Unila nonaktif, Karomani.

Baca juga: Tidak Ada Penyerahan Uang Saat KPK OTT Rektor Unila Dkk